Latest Post

Kandidat di tantang adu program

BENGKULU – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Bengkulu merespon adanya selebaran gelap yang mengatasnamakan maklumat Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan. Selebaran yang berisi seruan agar semua kalangan masyarakat Kota Bengkulu memilih Helmi Hasan sebagai Walikota Bengkulu itu kini tengah dalam penelusuran Panwas. “Kami telah mengerahkan semua anggota Panwaslu, Panwascam dan PPL untuk melakukan penelusuran terhadap selebaran tersebut,” kata anggota panwaslu bidang hukum, Hery Supriyanto kepada BE, kemarin. Ia menjelaskan jika pihaknya berhasil membuktikan kebenaran selebaran tersebut, maka pihaknya akan memproses secara hukum, karena telah melanggar aturan dalam berkampanye. Selain itu, pihaknya juga akan memproses oknum yang menyebarkannya meskipun kebenaran isi selebaran itu tidak terbukti dikeluarkan oleh Menhut. “Sekarang kami belum mau menjustifikasi, kami akan mengidentifisinya sehingga temuan ini memiliki jawaban,” ungkapnya. Selain menemukan penyebaran selebaran gelap tersebut, sejauh ini pihaknya telah menemukan sejumlah indikasi pelanggaran yang dilakukan kandidat yang bertarung di Pilwakot. Seperti penyebaran brosur atau poster secara door to door, pemasangan alat peraga kampanye pada fasilitas umum, curi star kampanye dan berbagai bentuk pelanggaran lainnya. Namun sayangnya hingga saat ini Panwaslu belum menginventarisir jumlah pelanggaran yang menjadi temuan panwaslu, dan baru akan diorganisir setelah pelaksanaan kampanye berakhir. “Semua temuan itu kami golongkan sebagai bentuk pelanggaran, karena belum waktunya untuk berkampanye kepada masyarakat luas. Namun jumlahnya belum diketahui karena memang kami belum menjumlahnya,” sampainya. Nanti setelah masa kempanye berakhir, pihaknya baru membuat rekapan dugaan pelanggaran untuk disampaikan ke Bawaslu untuk ditindak lanjuti. Namun bila pihaknya menemukan pelanggaran yang bersifat pidana, maka pihaknya akan menyerahkannya kepada Penegak Hukum Terpadu (Gakumdu) Kota Bengkulu. “Semua pelanggaran akan sampaikan kepada Bawaslu pusat di Jakarta, sementara yang bersifat pidana kita serahkan kepada Gakumdu kota,” tukasnya.
Lebih Baik Adu Program
Sementara itu pengamat Komunikasi Politik Unib Drs Lamhir Syamsinaga MSi menilai kampanye hitam bentuk selebaran dan SMS dinilai tidak efektif lagi diterapkan untuk menggembosi kekuatan lawan dalam pertarungan demokrasi. Terlebih, masyarakat kota relatif cerdas dalam menentukan pilihan. “Saling fitnah tidak efektif, lebih baik adu program. Masyarakat akan menilai mana calon memiliki visi dan misi atau tidak menguasai masalah,” ujarnya, saat dikonfirmasi, (28/7). Ia mendorong agar proses demokrasi berjalan sehat tanpa ada kampanye hitam, sehingga masyarakat dalam keadaan tenang memilih pemimpin. Isu-isu dalam bentuk selebaran dan sms yang terkesan saling menyudutkan antara masing-masing kandidat hanya akan membuat gesekan masyarakat. “Jangan membuat gesekan masyarakat. Lebih baik memberikan pendidikan politik,” katanya. Menurutnya, Panwaslukada harus berupaya melakukan pengawasan untuk meminimalisir tindakan-tindakan kampanye hitam. Agar proses demokrasi berlangsung sehat. “Bila dibiarkan, bakal menjadi bola liar, yang akan menghantam siapa saja. Menjadikan demokrasi tidak sehat,” katanya.
Ajak Lebih Santun
Sementara itu calon walikota nomor urut 1 Helmi Hasan menilai bahwa pemimpin harus memberi pembelajaran dan teladan kepada masyarakat, dengan cara yang berbudaya dan santun. Dirinya lebih memilih untuk adu program dan solusi. “Untuk apa harus menyebar fitnah. Ini habis ramadhan dan lebaran. Kalau saya, mari kita adu program dan bagaimana cara pemecahan masalah,” kata Helmi saat dikonfirmasi mengenai selebaran mengatasnamakan Menhut. Demikian juga diungkapkan pasangannya, Patriana Sosialinda, yang akrab dipanggil Linda, menilai bahwa warga Kota Bengkulu cerdas untuk menilai keadaan. “Warga Kota Bengkulu sudah cerdas. Mereka bisa menilai orang yang ingin menang dengan cara menzalimi orang lain tidak akan dipilih,” katanya. Linda menjamin pasangan Helmi-Linda akan tetap menggunakan cara-cara berdemokrasi yang bersih dalam pemilihan walikota 2012 ini. Ia juga mengajak para kontestan lain untuk menggunakan cara-cara santun demi menggaet perhatian masyarakat. ”Lebih baik kita adu program berdebat di media soal visi-misi. Biar masyarakat tahu mana yang harus dipilih. Bukan pakai cara main selebaran fitnah. Ini cara-cara lama yang tidak mempan digunakan sekarang,” tandasnya. Disisilain, kampanye hitam membuktikan bahwa terdapat pasangan yang ingin menghalalkan segala cara demi merebut kemenangan dalam pemilukada tersebut. Masyarakat saatnya menentukan sendiri pilihannya dengan pola pikir yang jernih dan hati yang bersih, lepas dari segala janji-janji manis dari para calon.
Apel Siaga
Guna menyiagakan petugas menjelang pelaksaaan Pilwakot, Pemerintah Kota Bengkulu pagi kemarin (28/8) menggelar Apel Siaga di halaman Kantor Walikota. Apel gabungan ini diikuti oleh anggota Satpol PP kota, Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK), anggta linmas dan Dishubkominfo Kota yang diawali dengan penyematan tanda anggota pengamanan pemilukada tahun 2012 secara simbolis kepada perwakilan masing- masing anggota oleh Walikota Bengkulu, H Ahmad Kanedi SH MH. Dalam kesempatan tersebut, Walikota memberikan arahan agar seluruh komponen anggota pengamanan pemilukada untuk menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab demi menciptakan situasi yang kondusif untuk penyelenggaraan pemilukada 19 September 2012 mendatang. “Utamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan, selalu berkoordinasi agar tercipta kebersamaan dan ketentraman,” ujar Walikota dalam sambutannya. Selain itu, ia juga berpesan agar anggota pengamanan pemilukada untuk tetap menjaga kekompakan dan selalu berkoordinasi dengan semua komponen agar pemilukada berjalan dengan sukses dan terpilih pemimpin yang benar-benar berkualitas untuk menjadikan kota Bengkulu yang jauh lebih baik. “Mari kita bersama-sama sukseskan pemilukada Kota Bengkulu, karena suksesnya pemilukada ini merupakan suksesnya pemerintah dan seluruh elemen masyarakay kota Bengkulu,” sampainya. Hadir dalam apel gabungan siaga pemilukada tersebutm Wakil Walikota Bengkulu, H Edison Simbolon SSos MSi, Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) kota, pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu

 

Ratusan Pns mangkir Kerja

BENGKULU,  – Masih banyak aparatur pemerintahan yang tidak taat aturan libur yang telah ditetapkan. Buktinya kemarin, hari pertama masuk kerja ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tercatat mangkir setelah 6 hari libur. Kondisi ini ditemukan di Pemkot dan Pemprov Bengkulu. Berdasarkan hasil inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Inspektorat Kota Bengkulu menyebutkan bahwa ketidakhadiran para PNS ini dilakukan dengan berbagai alasan, seperti izin, sakit, dinas luar, cuti dan tanpa keterangan. ”Kita dari Inspektorat bergerak aktif mencari data yang tidak hadir, hasilnya tim kami menemukan 57 orang PNS yang tidak masuk tanpa keterangan yang tersebar pada 41 SKPD dibawah naungan pemerintah Kota Bengkulu,” kata kepala Inspektorat Kota Bengkulu, Drs Mulkan Efendi di ruang kerjanya, kemarin. Ia menjelaskan untuk mendatangi semua SKPD tersebut, pihaknya menurunkan 9 tim dengan anggota tim masing-masing 6 orang. Dan hari ini hasilnya akan diserahkan kepada Sesda Kota Bengkulu untuk ditindaklanjuti.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sesda) Kota Bengkulu, Drs H Rusli Zaiwin MM mengatakan pihaknya telah memberikan libur yang cukup panjang, yakni selama 6 hari. Selain itu, pihaknya juga telah menyampaikan bahwa tanggal 23 Agustus 2012 semua PNS wajib masuk kerja. “Kita sudah memberikan libur cukup panjang, sebelum libur juga sudah kami sampaikan bahwa tanggal 23 harus masuk semua. Jadi, jika masih ada yang belum masuk tanpa keterangan, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan pelanggarannya mengacu pada PP nomor 53 tahun 2010 tentang kedisiplinan PNS,” terangnya. Kendati demikian, pihaknya akan memberikan toleransi kepada PNS yang tidak hadir dengan alasan yang masuk akal, seperti sakit dibuktikan dengan surat dari dokter atau izin memiliki kepentingan lainnya, seperti anggota keluarga ada yang sakit atau mendapat musibah. “Kalau ada yang mengajukan izin kita lihat izinnya, yang diterima itu seperti orang tuanya meninggal atau sakit keras, tapi kalau izin hanya karena malas tidak akan kita tolerir, makanya hari ini (Kemarin,red) kita turun tim lengkap yang beranggotakan dari Inspktorat, BKD dan Asisten III,” paparnya.
Bolos Kerja
Di Pemprov sendiri ditemukan sebanyak 51 Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak masuk kerja tanpa keterangan alias memperpanjang masa libur lebaran. Pada hari pertama kerja sejak libur Lebaran, mereka tidak hadir. Data ini diketahui berdasarkan rekapitulasi sidak kehadiran di 29 SKPD Pemprov yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bengkulu.  Dinas Kesehatan paling banyak terdapat PNS yang bolos yaitu sebanyak 10 orang. Disusul Dinas Pendidikan 7 orang, Bakorluh 6 orang, Dinas Perternakan dan BKPMD masing-masing 5 orang, Badan Diklat 4 orang, Dinsos, Dishubkominfo dan BPPD masing-masing 3 orang, DKP 2 orang serta BPBD, Dispenda dan Disbun masing-masing 1 orang. Menanggapi tindakan 51 PNS yang memperpanjang masa libur itu Sekprov Drs H Asnawi A Lamat MSi mengingkapkan akan memberikan sanksi berdasarkan PP 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin PNS. ”Akan memberikan sanksi berupa teguran oleh atasannya masing-masing SKPD. Atasannya akan memberikan teguran. Namun demikian, jumlah 51 PNS yang tidak masuk tersebut hanya 1,1 persen dari 4.581 total PNS di SKPD Pemprov,” katanya.
Sidak PNS
Di bagian lain memastikan aparaturnya kembali beraktivitas memberikan pelayanan, Plt Gubernur H Junaidi Hamsyah dan Walikota H Ahmad Kanedi SH MH, kemarin menggelar inspeksi mendadak (sidak) di beberapa instansi. Unit pertama yang didatangi Junaidi didampingi Sekprov Drs H Asnawi A Lamat MSi, yakni Kantor Dinas Kehuatanan, Kantor Dinas Pertanian, dan Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi. Dalam setiap sidaknya di kantor-kantor yang ia datangi, Junaidi mengecek absensi kehadiran PNS. Rata-rata setiap instansi yang ia kunjungi kehadiran PNS capai 99 persen. Sedangkan beberapa PNS tidak hadir telah mengajukan izin dengan alasan yang jelas. Di Dinas Kehutanan, Plt Gubernur disambut oleh Kepala Dinas Kehutanan Risman Sipayung. Dalam kesempatan kujungannya itu, Juniadi menatar pegawai Dinas Kehuatan, agar lebih sungguh-sungguh menjalankan kinerja tahun 2012. Ia mengyinggung masalah pembebabsban ringroad (jalan lingkar) Cagar Alam Dusun besar yang tidak kunjung selesai. “Ini agar dikejar proses izin pinjam pakainya. Terlebih, saya sudah ketemu langsung dengan Menteri Kehutanan RI,” katanya. Junaidi juga meninjau kehadiran PNS di Dinas Pertanian. Ia menyempatkan untuk melihat traktor tangan yang akan didistribusikan kepada masyarakat kelompok tani. Junaidi meminta agar traktor tangan itu segera dibagikan, sehingga segera dimanfaatkan petani. ”Semakin cepat dibagikan semakin cepat dimanfaatkan petani,” katanya. Terakhir, ia menginjungi Kantor BPBD Provinsi Bengkulu. Ditempat itu, Junaidi mempertanyakan pembangunan gudang logistik bencana di 10 kabupaten dan kota. Pembangunan itu diminta segera diselesaikan agar dapat segera dimanfaatkan untuk menyimpan logistik becana alam. “Apabila tejadi bencana alam, logistik dan peralatan yang dibutuhkan sudah siap,” katanya. Junaidi tidak melakukan sidak keseluruhan Dinas dan isntansi di lingkungan Pemprov Bengkulu. Tetapi, absensi kehadiran PNS tetap dikumpulkan melalui Satpol PP. Menurut Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Provinsi Eko Agusrianto mengatakan petugas Satpol PP Provinsi akan disebar ke kantor, dinas dan badan pemerintahan untuk membantu memantau kehadiran para PNS pada hari pertama kerja pasca liburan. ”PNS yang tidak hadir akan didata nama dan alasan ketidak hadiran mereka. Di Lingkungan pemprov Bengkulu terdapat 7000 PNS yang baru saja menikmati liburan idul fitri. Bagi yang bolos tanpa keterangan akan dikenai sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Mulai dari teguran dari atasannya masing-masing, dan seterusnya,” katanya. Sementara Walikota Bengkulu H Ahmad Kanedi SH MH didampingi Sesda, Asisten I, II dan III bersama jajarannya melakukan sidak ke beberapa instansi, seperti Dinas Pendidikan Nansional, Dinas Dukcapil, Dinas Tata Kota dan Pengawasan Bangunan Kota Bengkulu, dan Dinas Kesehatan. Dalam kesempatan tersebut walikota dan rombongan melihat aktivitas para PNS yang telah mulai berjalan, terutama menyangkut pelayanan masyarakat.  ”Kita melihat aktivitas di beberapa SKPD telah mulai berjalan, dan saya memberikan apresiasi kepada PNS yang masuk pada hari pertama ini,” ujarnya. Mirisnya, tidak hanya PNS biasa yang tidak masuk pada hari pertama tersebut, akan tetapi juga dilakukan oleh pejabat eselon II yakni kepala Dinas Tata Kota dan Pengawasan Bangunan Kota Bengkulu, Ir Sahlan Sirad ME.  Walikota tampak sedikit terkejut saat mengunjungi Dinas Tata Kota, sementara kepala dinasnya tidak masuk kerja dengan alasan tidak ada pesawat ke Bengkulu, karena yang bersangkutan pulang mudik ke Jakarta.  ”Saya sangat menyanyangkan masih terdapat PNS atau pejabat yang tidak masuk pada hari pertama ini, karena sebelum libur telah diumukan agar tidak ada PNS atau pejabat yang nambuh liburnya
 

Di mana-mana Para Wisatawan Padati Objek Wisat

PINANG BELAPIS,- Tiga objek wisata andalan Kabupaten Lebong, yakni Danau Tes di Kecamatan Lebong Selatan, Pemandian Air Panas di Desa Air Putih, Kecamatan Pinang Belapis dan Danau Picung di komplek rumah Dinas Bupati Lebong, menjadi tujuan para wisatawan lokal maupun luar untuk menikmati masa liburan Idul Fitri 1433 H.
Berdasarkan pantauan di lapangan, banyaknya pengunjung mulai terlihat sejak hari pertama Idul Fitri, Minggu (19/8). Dari Ketiga objek wisata tersebut yang paling banyak dikunjungi yakni Pemandian Air Panas di Desa Air Putih. Di hari kedua Lebaran tercatat sekitar 4000 pengunjung dengan menggunakan 300 mobil dan 1000 sepeda motor. Sedangkan di Danau Tes, keramaian tercatat terjadi di hari ketiga Idul Fitri yakni sekitar 3000 pengunjung, sedangkan keramaian di Danau Picung pun sejak lebaran ke dua telah nampak peningkatan jumlah pengunjung yang mencapai sekitar 1000 pengunjung.
“Hari ini (Senin, 20/8) tercatat masyarakat yang berkunjung ke Air Putih mencapai 4000 orang. Rata-rata pengunjung ini dari kaula muda dan keluarga yang datang dari luar daerah Lebong. Hari ini jumlah pengunjung belum mencapai puncaknya, biasanya puncaknya terjadi pada lebaran ke tiga dimana jumlah pengunjung didominasi oleh pengunjung dari luar daerah Lebong. Sejauh ini belum ada kejadian yang menonjol,” jelas Toto, salah satu petugas pintu masuk objek wisata Air Putih saat diwawancarai wartawan.
Selain itu, dihari ketiga Idul Fitri, Kapolres Lebong AKBP Drs Supriadi bersama Wakapolres Kompol Agus Desri Sandi SIK MM dan Kasat Lantas Ipda Yus Ade Elisia SH turun langsung untuk memantau situasi di objek Wisata Pemandian Air Panas Air Putih. Saat melakukan pemantauan di lokasi wisata Air Putih, Kapolres menghimbau kepada seluruh pengunjung untuk berhati-hati saat mandi, dan turun ke lokasi wisata, serta selalu menjaga dan mengawasi keluarga masing-masing dari bahaya.
“Alhamdulillah hingga saat ini situasi di objek wisata Air Putih masih aman dan kondusif. Hanya saja saya menghimbau kepada seluruh pengunjung agar selalu berhati-hati saat mandi dan turun tangga, sebab jika tidak berhati-hati kita bisa jatuh apalagi saat ini jumlah pengunjung sangat ramai,” imbau Kapolres.
Burhan (45), salah satu pengunjung asal Pekanbaru saat ditanyai wartawan mengatakan, ia bersama keluarganya mengisi liburan lebaran ini untuk mengunjungi objek wisata pemandian Air Putih di Kabupaten Lebong. “Saya kebetulan tahun ini lebaran di Lebong di rumah mertua saya. Jadi mumpung di Lebong saya bersama keluarga menyempatkan untuk mengunjungi objek wisata air putih sebelum kembali ke Pekanbaru
 

2 Sungai Meluap, 7 desa terendam

SAM, – Dua sungai di Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM), Seluma; Sungai Maras dan Sungai Alas sejak dini hari kemarin meluap. Akibatnya ratusan rumah terendam banjir hingga ketinggian 1,5 meter dari sedikitnya 7 desa di kecamatan tersebut. Banjir mulai terjadi sejak pukul 04.00 WIB sampai siang. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun dipastikan kerugian materi mencapai ratusan juta.
Ketujuh desa tersebut, yakni Gunung Bantan, Gunung Kembang, Jambat Akar, Maras Tengah, Talang Alai, Sendawar, dan Talang Kemang. Banjir terjadi setelah hujan lebat sejak pukul 22.00 WIB Rabu (22/8) sampai pukul 04.00 WIB dini hari kemarin. Selain itu, diduga hutan di kawasan hulu sungai sudah gundul akibat aktivitas penembangan hutan untuk keperluan pembukaan perkebunan kelapa sawit.
Kerugian materi yang dialami ratusan warga lantaran akibat banjir tersebut, sembako yang tengah disimpan di rumah-rumah penduduk menjadi rusak. Perabotan rumah tanggal rusak dan hanyut. Hewan ternak milik warga seperti kambing, domba, ayam, bebek dan sebagainya hanyut diseret arus. Selain itu ribuan hektar kebun palawija dan sawah warga rusak total dihantam banjir. Namun, hingga kemarin belum ada data pasti soal total kerugian akibat bencana tersebut.
Pantauan BE, hingga siang kemarin aktivitas warga di 7 desa tersebut seakan terhenti total. Karena hingga siang air masih menggenangi badan jalan dan ruamh-rumah warga. Salah seorang warga Desa Jambat Akar, Muhammad Ja’im (58) menuturkan perihal tersebut. Dikatakannya, hujan yang terjadi kemarin malam merupakan hujan lebat pertama kali setelah selama ini terjadi kemarau. Dirinya dan ratusan warga yang menjadi korban banjir hanya dapat meratapi bencana tersebut karena tak dapat berbuat banyak.
”Airnya tinggi nian. Banyak ternak hanyut serta perabotan hilang dan rusak akibat arus,” tutur Ja’im.
Terpisah, Kabag Humas Pemkab Seluma, Mulyasi SSos MM mengakui peristiwa bencana banjir tersebut. Dikatakannya, hingga kemarin Pemkab Seluma sudah mulai melakukan pendataan terhadap abjek akibat bencana, namun sampai kemarin pihaknya belum dapat menaksir jumlah kerugian yang timbul. Selain itu, Pemkab Seluma juga sudah menyalurkan sejumlah bantuan panik kepada warg korban banjir yang disampaikan langsung oleh Plt Bupati Seluma H Bundra Jaya SH MH di desa-desa lokasi banjir.
Sementara itu, Plt Bupati Bundra Jaya melakukan kunjungan ke lokasi banjir mulai pukul 11.00 WIB. Yakni ke Desa Sendawar, Gunung Kembang, Jambat Akar, Talang Kemang, dan Talang Alai. ”Kita langsung ke sini (lokasi, red) setelah mendapat infromasi ini. Karena mendadak, kita baru membawa bantuan seadanya dulu. Selanjutnya, kita minta Kades yang bersangkutan mendata akibat banjir ini untuk diajukan ke Pemkab Seluma
 

16 Tewas.3 kendaraan dan 5 bangunan terbakar



GADING CEMPAKA, – Di antara suka cita merayakan lebaran Idul Fitri 1433 Hijriah, tak sedikit pula yang berduka. Sejumlah peristiwa tragis dan musibah beruntun terjadi selama arus mudik dan balik lebaran. Tercatat, selama H-3 dan H+3 Lebaran tahun ini, setidaknya ada sekitar 40 kasus kecelakaan lalulintas dengan korban tewas mencapai sebanyak 16 orang, 15 menderita luka berat dan 20 orang mengalami luka ringan. Bahkan, hingga sejauh ini masih ada korban kecelakaan yang dirawat intensif di sejumlah rumah sakit di Bengkulu. Kecelakaan maut itu didominasi kendaraan roda dua. ”Angka kecelakaan cukup meningkat di tahun ini,” tutur Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs Burhanudin Andi MH, kemarin. Lokasi kejadian kecelakaan, sambung mantan Wakapolda Banten itu, didominasi pada jalan – jalan lintas, jalan negara dan jalan provinsi. Faktor kecelakaan terjadi, mengendarai kendaraan dalam kecepatan tinggi, ugal – ugalan, jalan yang berlubang dan jumlah kendaraan yang cukup banyak. Tingginya angka kecelakaan sudah diprediksi dengan melakukan beragam upaya preventif. “Tapi kecelakaan masih saja banyak terjadi. Namun ini akan menjadi evaluasi kita,” ucapnya.
Si Jago Merah
Musibah lain yang banyak terjadi selama lebaran ini adalah kebakaran. Keganasan si jago merah tercatat telah membakar 5 bangunan terdiri dari 1 kantor dan 4 rumah. Tak hanya itu saja, serta 2 motor dan 1 mobil ikut hangus. Peristiwa ini terjadi rentang waktu sehari sebelum lebaran hingga kemarin. Pemicunya pun beragam mulai dari korsleting listrik hingga gas. Kebakaran diawali Sabtu (18/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Rusli (50) jalan Bhayangkara Dua Sukowati Kelurahan Talang Rimbo Baru menjadi korbannya. Rumahnya dilahap si jago merah. Beruntung, tidak semua bagian rumah terbakar. Namun korban harus merugi hingga puluhan juta rupiah karena mobil jenis Toyota Kijang BG 1813 LH, dua motor Vespa dan beberapa perlengkapan rumah tangga lainnya ludes terbakar. Api pertama kali berasal dari garasi mobil diduga percikan api yang berasal dari mobil hingga memicu kebakaran. ”Saat ini kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Apakah benar-benar dari korsleting kendaraan atau penyebab lainya,” jelas Kapolres Rejang lebong AKBP Edy Suroso mellaui kasat reskrim AKP Hardidinata Amukan api juga menyerang kediaman Ari (35) warga Kampung Bogor Kepahiang. Saat itu korban tengah takbiran, sekitar pukul 19.30 WIB, Sabtu (18/8). Api sisa pembakaran kayu di dapur usai memasak air melahap dinding rumah. Beruntung tetangga korban, Sandi (30) cepat mengetahui sebelum api berkobar. Sehingga dengan bantuan PBK, api bisa cepat dipadamkan ”Sebelum menyambar dinding api kayu bakar terlebih dahulu membakar kayu yang belum digunakan korban dan berada di sekitar tungku memasak tersebut,” terang Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno SSos MH melalui Kapolsek Kepahiang, Iptu Ade Zaldi SFarm Seakan belum puas, si jago merah berkobar di Bengkulu Tengah (Benteng), Sabtu (18/8). Korbannya 2 orang sekaligus, Anirhan (40) dan Tabri (25), keduanya warga Desa Susup Merigi Sakti. Niat untuk merayakan lebaran di rumah sendiri justru sirna. Rumah mereka ludes terbakar dipicu api yang menyambar gas di dapur korban. Api berasal dari dapur rumah milik Anirhan, ketika istri korban tengah memasak. Kemudian meninggalkan sesaat kompor tersebut dalam keadaan api menyala. Api diduga menyambar bagian papan rumah semi permanen tersbut hingga kemudian menjalar ke seluruh ruangan dapur dan menyebar sampai ke depan rumah. Api kemudian juga menyambar perumahan sekolah yang berdekatan langsung dengan sumber api. Api selanjutnya juga melahap perumahan yang ditempati guru honorer SD N 09 Desa Susup, M Tabri. “Api bersumber dari kompor waktu istri korban tengah memasak lantas menjalar dan menyebar ke seluruh ruangan. Rumah semi permanen itu langsung dilalap api. Juga perumahan SD yang ada dekat api hingga melahap sampai ludes,” terang Sutan pada BE, kemarin. Dikatakan kejadian berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB. Saat keluarga korban Anirhan yang berjumlah 5 orang berkumpul di tengah rumah. Namun api yang mulai berkobar tak bisa dipadamkan. Setengah jam kemudian, salah satu rumah ludes, berikut perumahan lainnya, ikut ludes. Tidak ada barang-barang berharga yang dapat diselamatkan. “Sekitar setengah jam api mulai padam, seluruh rumah seluruhnya sudah terbakar. Tidak ada barang yang dapat diselamatkan,” kata Sutan.
Asset Pemerintah
Tak kalah heboh saat PNS baru saja masuk kerja di hari pertama usai libur lebaran. Siang kemarin, sekitar pukul 11.00 WIB ruangan Arsip dan Pembinaan Transmigrasi di Dinas Transmigrasi dan PPH Provinsi Bengkulu di Jalan Pembangunan Kelurahan Padang Harapan ludes terbakar. Kobaran api bersumber dari bakaran sampah yang terletak di belakang gedung yang terdiri dua lantai tersebut. Angin kencang, sehingga kobaran api langsung merambat kebagian plafon ruangan yang terletak di tengah – tengah tersebut. Dalam waktu sekejap, seluruh arsip habis ludes terbakar. Hanya 2 CPU komputer saja yang berhasil diselamatkan para karyawan. Tak ada korban jiwa dalam kejadian yang terjadi di tengah hari bolong tersebut. Namun, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah akibat dari kejadian kebakaran itu. Tak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Mengetahui kejadian tersebut, Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs Burhanudin Andi, Plt Gubernur Bengkulu,Junaidi Hamsyah, Sekprov Asnawi A Lamat, Kadis Transmigrasi Husni Hasanudin langsung meninjau kelokasi kejadian. Dikatakan Husni sebelum kejadian, petugas kebersihan kantor bernama Agung tengah membakar sampah persis di belakang gedung yang terdiri dari 2 lantai tersebut. Hanya saja, setelah api yang tengah membakar sampah itu sudah hidup, si penjaga kantorpun pergi meninggalkan bakaran sampah.
1 Petugas Cedera
Mobil pemadam kebakaran pun dikerahkan untuk mengatasi kobaran api yang kian membesar. Salah seorang petugas PBK, Jupri Efendi mengalami cedera. Bagian punggung sebelah kirinya tertimpa kayu yang berasal dari atap gedung yang terbakar dan harus dilarikan ke RSUD M Yunus Bengkulu. Sementara itu, Kapolda didampingi Kapolsek Gading Cempaka, AKP Myandra Eka W, membenarkan terkait musibah kebakaran di ruangan arsip transmigrasi tersebut. Hanya saja, untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikanpihaknya lebih lanjut

Sumber BE
 

Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk

Kita sebagai manusia pasti pernah atau sekarangpun masih sering melakukan kebiasaan buruk. Hal itu hanya membuang-buang waktu kita saja, merugikan diri sendiri atau bisa benar-benar menyakiti orang lain. Tentu saja, untuk menghilangkan kebiasaan buruk itu mungkin memerlukan beberapa tahun dan bahkan beberapa sesi terapi mahal.




kebiasaan buruk

Tapi psikiater, psikolog, dan terapis kognitif setuju bahwa pengakuan adalah langkah pertama. Jadi mari kita cek apa saja kebiasaan buruk kita dan dapatkan postur tubuh yang lebih baik, kuku yang lebih lentik, dan persahabatan yang hangat.

Kebiasaan Gelisah

Mengapa Anda melakukannya: Anda memiliki energi berlebih, mungkin dari lonjakan adrenalin yang disebabkan terlalu banyak mengkonsumsi kafein atau gula, dan tidak bisa disalurkan.

Bagaimana menghentikan: Jika Anda senang minuman manis, kurangi gula itu. Giat berolahraga dan tidur yang cukup. Dan cobalah gerakkan tangan dan kaki ke gerakan isometrik: Letakkan tangan Anda di pangkuan Anda dan berkonsentrasi lembut mendorong telapak tangan. Untuk kaki Anda, tempatkan kedua kaki datar di lantai dan kemudian dorong ke bawah. Lakukan gerakan ini sampai gelisah reda.

Kebiasaan: Mengunyah Premen Karet

Mengapa Anda melakukannya: Ini kebiasaan yang terbentuk ketika Anda sedang gugup atau cemas. Bagaimana menghentikan: Solusi tercepat dan paling efektif? Beralih ke permen keras. Tapi jika Anda benar-benar tidak ingin mengunyah permen karet lagi, mintalah teman baik atau rekan kerja sebelah Anda menghentikan Anda setiap kali ia mendengar Anda melakukannya.

Kebiasaan: Sering Terlambat

Mengapa Anda melakukannya: Jauh di dalam lubuk hati, Anda mungkin berpikir waktu Anda lebih penting daripada waktu menunggu (Anda berpikir anda lebih baik terlambat, karena begitu banyak yang harus dikerjakan sebelum berangkat. Daripada tiba kecepetan dan harus menunggu). Tapi kadang saat Anda telat, anda telah rugi. Disini Anda kekurangan beberapa keterampilan penting manajemen waktu.

Bagaimana menghentikan: Ketika seseorang meminta Anda untuk melakukan sesuatu, jangan segera bereaksi, baik langsung menerima ataupun menolak. Katakanlah Anda akan menghubunginya lagi, kemudian memutuskan apakah Anda punya waktu. Juga, mencari tahu kegiatan yang selalu membuat Anda terlambat.

Trik: Mengatur jam Anda lima menit lebih cepat dan bangun lebih pagi. Selalu menelepon ke bos jika Anda terlambat.

Kebiasaan: Penundaan

Mengapa Anda melakukannya: Ini adalah strategi untuk mengelola kecemasan karena harus menyelesaikan tugas.

Bagaimana menghentikan: Mengakui bahwa ketika Anda menunda, orang lain mungkin berpikir Anda tidak peduli tentang pekerjaan, dan itu lebih buruk menyelesaikan sesuatu kurang daripada sempurna. Jika Anda tidak menyelesaikan tugas yang diberikan oleh diri sendiri pada waktu tertentu, buatlah surat peringatan untuk Anda sendiri, atau sebuah hukuman. Jika Anda membuat diri Anda bertanggung jawab atas konsekuensi, itu akan memotivasi Anda untuk menyelesaikan tugas.

Kebiasaan: Bongkok

Mengapa Anda melakukannya: Anda merasa nyaman berjalan dengan punggung yang bungkuk tanpa harus capek berjalan tegak. Tapi itu tidak bagus dipandang dan akan membuat anda cepat tua.

Cara tegak: Ambil pelajaran menari, pilates, atau yoga untuk memperkuat otot perut dan otot punggung atas. Sebuah latihan bahu sederhana dengan menyentuhkan bahu Anda ke telinga-adalah cara yang lebih mudah untuk memerangi bungkuk. Apakah 10 putaran ke depan dan 10 belakang.

"Ini akan meningkatkan postur dan membantu mengingatkan Anda untuk berdiri dan duduk tegak," kata Phil Haberstro, Direktur Eksekutif dari Asosiasi Nasional untuk Kesehatan dan Kebugaran, di Buffalo.

Aktivitas fisik yang teratur membantu memerangi kelelahan mental dan fisik yang dapat berkontribusi bungkuk.

Kebiasaan: Berantakan

Mengapa Anda melakukannya: Anda mungkin mempunyai pandangan. Anda ingin dikelilingi oleh barang berantakan karena merangsang dan itu mengingatkan Anda untuk melakukan pekerjaan Anda. Tapi itu menjadi bumerang, karena Anda membuang waktu mencari sesuatu.

Bagaimana menghentikan: Pisahkan kertas ke tumpukan yang ingin Anda kerjakan dan tumpuk yang Anda pikir dapat ditunda. Gunakan folder atau kotak dalam berbagai warna.

"Salah satu klien saya memiliki 12 clipboard tergantung di kantornya: enam untuk proyek saat ini dan enam untuk yang mungkin ia bisa kerjakan nanti. Dia masih terangsang secara visual, tapi barang-barangnya diatur. Sistem pengaturan yang bekerja untuk Anda, dan mulai dengan langkah-langkah dasar, seperti meletakkan kunci Anda di tempat yang sama setiap hari,” kata Lynn Cutts, seorang pelatih kehidupan bersertifikat di Colorado.

Kebiasaan: Mengigit Kuku

Mengapa Anda melakukannya: Anda menggunakannya untuk memperoleh kenyamanan dan meringankan stres. "Menggigit kuku adalah versi dewasa mengisap jempol," kata Alan Strathman, profesor psikologi sosial di University of Missouri, Columbia.

Cara menghentikan: Pertama, perhatikan bila Anda menggigit kuku Anda, dan kemudian ganti dengan tindakan lain. Taruh bola stres di meja Anda, atau bahkan bermain dengan Silly Putty waktu jari-jari Anda mulai menggelitik gigi Anda. Anda juga dapat mencoba memakai kuku sintetis atau lukisan kuku alami Anda dengan cat yang memiliki rasa busuk. Atau menggunakan manikur. Anda akan terlihat baik, dan setelah membayar layanan ini, Anda akan berpikir dua kali merusak hasil.

Kebiasaan: Merengek/ Mengeluh

Mengapa Anda melakukannya: Anda tidak merasa yakin bahwa Anda memiliki kekuatan untuk meminta sesuatu. Sebagai seorang anak, Anda mungkin merengek ketika Anda tidak mendapatkan apa yang Anda inginkan, dan itu lalu berhasil.

Bagaimana menghentikan: Sebagai orang dewasa, Anda aneh jika Anda berpikir Anda akan mendapatkan hasil yang sama. Jika suami atau teman-teman Anda mengatakan Anda cengeng, perhatikan. Hanya menyatakan apa yang Anda inginkan dengan membuat permintaan langsung.

Ingat: Kebanyakan orang akan resistensi terhadap pengeluh dan cenderung menolak mengabulkan permintaannya.

Kebiasaan: Ngomongin Orang Lain

Mengapa Anda melakukannya: Anda menutupi kekurangan Anda dengan mengekspos orang lain. Tetapi seseorang yang kebiasaan bergosip tidak benar-benar percaya dia sendiri cukup baik.

Bagaimana menghentikan: Fokus percakapan Anda pada berbagi pengalaman Anda, seperti menemukan sebuah restoran baru atau liburan Anda terbaru. Membincangkan kejadian terkini, musik, atau olahraga. Ini akan memberi Anda mendiskusikan sesuatu yang lain selain orang lain. Plus, Anda tidak pernah tahu siapa yang mendengarkan pembicaraan Anda.

Jika Anda mengeluh tentang rekan kerja Anda, menyadari bahwa teman terbaiknya mungkin wanita di belakang Anda di kereta api. Perlu diingat bahwa Anda membuat gosip tampak bisa dipercaya. Anda bahkan mungkin kehilangan teman-teman dan kontak profesional ketika orang menyadari bahwa Anda sedang bergosip.

Kebiasaan: Perfeksionisme

Mengapa Anda melakukannya: Mungkin Orangtua Anda juga adalah perfeksionis, dan mempunyai harapan tinggi terhadap Anda. Misalkan dulu sering berkata,”Hanya dapat nilai 8, Dina?” Bagaimana menghentikan: Berlatihlah menerima sedikit hal yang tidak sempurna/ sesuai keinginan Anda asalkan tidak membawa dampak besar.

"Anda akan melihat konsekuensi tidak begitu mengerikan," kata Cutts. Tetapkan batas waktu untuk tugas-tugas, dan menggunakan alarm. Bila tiba saatnya.

Poin-poin Penting


  • Tahu kapan kebiasaan buruk Anda muncul. Mengidentifikasi kebiasaan-rawan situasi sehingga saat situasi itu muncul, anda sudah ingat.
  • Tahu konsekuensi. Tuliskan kerugiannya bila Anda terus melakukan kebiasaan buruk Anda itu.
  • Ketahui perilaku alternatif. Cari cara untuk mengalihkan Anda dari kegiatan yang merupakan kebiasaan buruk Anda. Temukan sesuatu yang baru dan positif.
  • Ketahui tujuan Anda. Buat rencana dengan tujuan jangka pendek dan jangka panjang, dan hadiahi diri Anda sendiri ketika Anda mencapainya.
  • Memahami anda manusia. Jangan salahkan diri Anda jika Anda tanpa sadar mengulanginya. Ini adalah bagian alami dari perubahan, namun teruslah berusaha.
  •  


Sumber... mskolis
 

Bengkulu Terancan Krisis Pangan Di Tahun 2012

 Meningkatnya alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan perkebunan mengancam terjadinya krisis pangan 2015. Hingga saat ini ada puluhan ribu hektare areal sawah di Provinsi bengkulu menjadi kebun kelapa sawit dan karet. Ini diungkapkan Kepala Disbun Provinsi Ir Riky Gunarwan, kemarin. “Areal perkebunan terus meningkat dari 250.000 menjadi 390.340 hektare, kemudian bertambah menjadi 435.116 hektare pada 2010, pertambahan itu sebagian besar dari areal persawahan,” katanya. Untuk kebun kelapa sawit bertambah 25.160 hektare atau dari 166.627 hektare menjadi 190.787 hektare, persawahan yang beralih fungsi menjadi kebun kopi arabika seluas 299 hektare atau dari 5.318 hektare menjadi 5.617 hektare. “Sementara areal persawahan beralih fungsi menjadi kebun karet seluas 23.209 haktare, sehingga areal kebun karet bertambah dari 87.256 hektare menjadi 110.465 hektare,” katanya. Untuk menekan lajunya alih fungsi lahan itu tergantung dari kebijakannbupati masing-masing karena kewenangan masalah lahan itu ada pada tingkat dua. Kepala Bappeda Provinsi Edi Waluyo mengatakan menghadapi dua kendala besar untuk mencapai sasaran Millennium Development Goals 2015. Dua kendala besar itu adalah mengatasi angka kemiskinan dan persediaan pangan. Sebab itu alih fungsi lahan pertanian makin meningkat. ”Untuk menekan alih fungsi lahan dan angka kemiskinan itu, pihaknya berupaya untuk mempertahankan lahan pertanian, sehingga ketersediaan hingga pangan 2015 bisa terwujud

Sumber....:Bengkulu Ekpress
 

31 Agustus 2012

Kandidat di tantang adu program

BENGKULU – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Bengkulu merespon adanya selebaran gelap yang mengatasnamakan maklumat Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan. Selebaran yang berisi seruan agar semua kalangan masyarakat Kota Bengkulu memilih Helmi Hasan sebagai Walikota Bengkulu itu kini tengah dalam penelusuran Panwas. “Kami telah mengerahkan semua anggota Panwaslu, Panwascam dan PPL untuk melakukan penelusuran terhadap selebaran tersebut,” kata anggota panwaslu bidang hukum, Hery Supriyanto kepada BE, kemarin. Ia menjelaskan jika pihaknya berhasil membuktikan kebenaran selebaran tersebut, maka pihaknya akan memproses secara hukum, karena telah melanggar aturan dalam berkampanye. Selain itu, pihaknya juga akan memproses oknum yang menyebarkannya meskipun kebenaran isi selebaran itu tidak terbukti dikeluarkan oleh Menhut. “Sekarang kami belum mau menjustifikasi, kami akan mengidentifisinya sehingga temuan ini memiliki jawaban,” ungkapnya. Selain menemukan penyebaran selebaran gelap tersebut, sejauh ini pihaknya telah menemukan sejumlah indikasi pelanggaran yang dilakukan kandidat yang bertarung di Pilwakot. Seperti penyebaran brosur atau poster secara door to door, pemasangan alat peraga kampanye pada fasilitas umum, curi star kampanye dan berbagai bentuk pelanggaran lainnya. Namun sayangnya hingga saat ini Panwaslu belum menginventarisir jumlah pelanggaran yang menjadi temuan panwaslu, dan baru akan diorganisir setelah pelaksanaan kampanye berakhir. “Semua temuan itu kami golongkan sebagai bentuk pelanggaran, karena belum waktunya untuk berkampanye kepada masyarakat luas. Namun jumlahnya belum diketahui karena memang kami belum menjumlahnya,” sampainya. Nanti setelah masa kempanye berakhir, pihaknya baru membuat rekapan dugaan pelanggaran untuk disampaikan ke Bawaslu untuk ditindak lanjuti. Namun bila pihaknya menemukan pelanggaran yang bersifat pidana, maka pihaknya akan menyerahkannya kepada Penegak Hukum Terpadu (Gakumdu) Kota Bengkulu. “Semua pelanggaran akan sampaikan kepada Bawaslu pusat di Jakarta, sementara yang bersifat pidana kita serahkan kepada Gakumdu kota,” tukasnya.
Lebih Baik Adu Program
Sementara itu pengamat Komunikasi Politik Unib Drs Lamhir Syamsinaga MSi menilai kampanye hitam bentuk selebaran dan SMS dinilai tidak efektif lagi diterapkan untuk menggembosi kekuatan lawan dalam pertarungan demokrasi. Terlebih, masyarakat kota relatif cerdas dalam menentukan pilihan. “Saling fitnah tidak efektif, lebih baik adu program. Masyarakat akan menilai mana calon memiliki visi dan misi atau tidak menguasai masalah,” ujarnya, saat dikonfirmasi, (28/7). Ia mendorong agar proses demokrasi berjalan sehat tanpa ada kampanye hitam, sehingga masyarakat dalam keadaan tenang memilih pemimpin. Isu-isu dalam bentuk selebaran dan sms yang terkesan saling menyudutkan antara masing-masing kandidat hanya akan membuat gesekan masyarakat. “Jangan membuat gesekan masyarakat. Lebih baik memberikan pendidikan politik,” katanya. Menurutnya, Panwaslukada harus berupaya melakukan pengawasan untuk meminimalisir tindakan-tindakan kampanye hitam. Agar proses demokrasi berlangsung sehat. “Bila dibiarkan, bakal menjadi bola liar, yang akan menghantam siapa saja. Menjadikan demokrasi tidak sehat,” katanya.
Ajak Lebih Santun
Sementara itu calon walikota nomor urut 1 Helmi Hasan menilai bahwa pemimpin harus memberi pembelajaran dan teladan kepada masyarakat, dengan cara yang berbudaya dan santun. Dirinya lebih memilih untuk adu program dan solusi. “Untuk apa harus menyebar fitnah. Ini habis ramadhan dan lebaran. Kalau saya, mari kita adu program dan bagaimana cara pemecahan masalah,” kata Helmi saat dikonfirmasi mengenai selebaran mengatasnamakan Menhut. Demikian juga diungkapkan pasangannya, Patriana Sosialinda, yang akrab dipanggil Linda, menilai bahwa warga Kota Bengkulu cerdas untuk menilai keadaan. “Warga Kota Bengkulu sudah cerdas. Mereka bisa menilai orang yang ingin menang dengan cara menzalimi orang lain tidak akan dipilih,” katanya. Linda menjamin pasangan Helmi-Linda akan tetap menggunakan cara-cara berdemokrasi yang bersih dalam pemilihan walikota 2012 ini. Ia juga mengajak para kontestan lain untuk menggunakan cara-cara santun demi menggaet perhatian masyarakat. ”Lebih baik kita adu program berdebat di media soal visi-misi. Biar masyarakat tahu mana yang harus dipilih. Bukan pakai cara main selebaran fitnah. Ini cara-cara lama yang tidak mempan digunakan sekarang,” tandasnya. Disisilain, kampanye hitam membuktikan bahwa terdapat pasangan yang ingin menghalalkan segala cara demi merebut kemenangan dalam pemilukada tersebut. Masyarakat saatnya menentukan sendiri pilihannya dengan pola pikir yang jernih dan hati yang bersih, lepas dari segala janji-janji manis dari para calon.
Apel Siaga
Guna menyiagakan petugas menjelang pelaksaaan Pilwakot, Pemerintah Kota Bengkulu pagi kemarin (28/8) menggelar Apel Siaga di halaman Kantor Walikota. Apel gabungan ini diikuti oleh anggota Satpol PP kota, Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK), anggta linmas dan Dishubkominfo Kota yang diawali dengan penyematan tanda anggota pengamanan pemilukada tahun 2012 secara simbolis kepada perwakilan masing- masing anggota oleh Walikota Bengkulu, H Ahmad Kanedi SH MH. Dalam kesempatan tersebut, Walikota memberikan arahan agar seluruh komponen anggota pengamanan pemilukada untuk menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab demi menciptakan situasi yang kondusif untuk penyelenggaraan pemilukada 19 September 2012 mendatang. “Utamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan, selalu berkoordinasi agar tercipta kebersamaan dan ketentraman,” ujar Walikota dalam sambutannya. Selain itu, ia juga berpesan agar anggota pengamanan pemilukada untuk tetap menjaga kekompakan dan selalu berkoordinasi dengan semua komponen agar pemilukada berjalan dengan sukses dan terpilih pemimpin yang benar-benar berkualitas untuk menjadikan kota Bengkulu yang jauh lebih baik. “Mari kita bersama-sama sukseskan pemilukada Kota Bengkulu, karena suksesnya pemilukada ini merupakan suksesnya pemerintah dan seluruh elemen masyarakay kota Bengkulu,” sampainya. Hadir dalam apel gabungan siaga pemilukada tersebutm Wakil Walikota Bengkulu, H Edison Simbolon SSos MSi, Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) kota, pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu

25 Agustus 2012

Ratusan Pns mangkir Kerja

BENGKULU,  – Masih banyak aparatur pemerintahan yang tidak taat aturan libur yang telah ditetapkan. Buktinya kemarin, hari pertama masuk kerja ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tercatat mangkir setelah 6 hari libur. Kondisi ini ditemukan di Pemkot dan Pemprov Bengkulu. Berdasarkan hasil inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Inspektorat Kota Bengkulu menyebutkan bahwa ketidakhadiran para PNS ini dilakukan dengan berbagai alasan, seperti izin, sakit, dinas luar, cuti dan tanpa keterangan. ”Kita dari Inspektorat bergerak aktif mencari data yang tidak hadir, hasilnya tim kami menemukan 57 orang PNS yang tidak masuk tanpa keterangan yang tersebar pada 41 SKPD dibawah naungan pemerintah Kota Bengkulu,” kata kepala Inspektorat Kota Bengkulu, Drs Mulkan Efendi di ruang kerjanya, kemarin. Ia menjelaskan untuk mendatangi semua SKPD tersebut, pihaknya menurunkan 9 tim dengan anggota tim masing-masing 6 orang. Dan hari ini hasilnya akan diserahkan kepada Sesda Kota Bengkulu untuk ditindaklanjuti.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sesda) Kota Bengkulu, Drs H Rusli Zaiwin MM mengatakan pihaknya telah memberikan libur yang cukup panjang, yakni selama 6 hari. Selain itu, pihaknya juga telah menyampaikan bahwa tanggal 23 Agustus 2012 semua PNS wajib masuk kerja. “Kita sudah memberikan libur cukup panjang, sebelum libur juga sudah kami sampaikan bahwa tanggal 23 harus masuk semua. Jadi, jika masih ada yang belum masuk tanpa keterangan, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan pelanggarannya mengacu pada PP nomor 53 tahun 2010 tentang kedisiplinan PNS,” terangnya. Kendati demikian, pihaknya akan memberikan toleransi kepada PNS yang tidak hadir dengan alasan yang masuk akal, seperti sakit dibuktikan dengan surat dari dokter atau izin memiliki kepentingan lainnya, seperti anggota keluarga ada yang sakit atau mendapat musibah. “Kalau ada yang mengajukan izin kita lihat izinnya, yang diterima itu seperti orang tuanya meninggal atau sakit keras, tapi kalau izin hanya karena malas tidak akan kita tolerir, makanya hari ini (Kemarin,red) kita turun tim lengkap yang beranggotakan dari Inspktorat, BKD dan Asisten III,” paparnya.
Bolos Kerja
Di Pemprov sendiri ditemukan sebanyak 51 Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak masuk kerja tanpa keterangan alias memperpanjang masa libur lebaran. Pada hari pertama kerja sejak libur Lebaran, mereka tidak hadir. Data ini diketahui berdasarkan rekapitulasi sidak kehadiran di 29 SKPD Pemprov yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bengkulu.  Dinas Kesehatan paling banyak terdapat PNS yang bolos yaitu sebanyak 10 orang. Disusul Dinas Pendidikan 7 orang, Bakorluh 6 orang, Dinas Perternakan dan BKPMD masing-masing 5 orang, Badan Diklat 4 orang, Dinsos, Dishubkominfo dan BPPD masing-masing 3 orang, DKP 2 orang serta BPBD, Dispenda dan Disbun masing-masing 1 orang. Menanggapi tindakan 51 PNS yang memperpanjang masa libur itu Sekprov Drs H Asnawi A Lamat MSi mengingkapkan akan memberikan sanksi berdasarkan PP 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin PNS. ”Akan memberikan sanksi berupa teguran oleh atasannya masing-masing SKPD. Atasannya akan memberikan teguran. Namun demikian, jumlah 51 PNS yang tidak masuk tersebut hanya 1,1 persen dari 4.581 total PNS di SKPD Pemprov,” katanya.
Sidak PNS
Di bagian lain memastikan aparaturnya kembali beraktivitas memberikan pelayanan, Plt Gubernur H Junaidi Hamsyah dan Walikota H Ahmad Kanedi SH MH, kemarin menggelar inspeksi mendadak (sidak) di beberapa instansi. Unit pertama yang didatangi Junaidi didampingi Sekprov Drs H Asnawi A Lamat MSi, yakni Kantor Dinas Kehuatanan, Kantor Dinas Pertanian, dan Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi. Dalam setiap sidaknya di kantor-kantor yang ia datangi, Junaidi mengecek absensi kehadiran PNS. Rata-rata setiap instansi yang ia kunjungi kehadiran PNS capai 99 persen. Sedangkan beberapa PNS tidak hadir telah mengajukan izin dengan alasan yang jelas. Di Dinas Kehutanan, Plt Gubernur disambut oleh Kepala Dinas Kehutanan Risman Sipayung. Dalam kesempatan kujungannya itu, Juniadi menatar pegawai Dinas Kehuatan, agar lebih sungguh-sungguh menjalankan kinerja tahun 2012. Ia mengyinggung masalah pembebabsban ringroad (jalan lingkar) Cagar Alam Dusun besar yang tidak kunjung selesai. “Ini agar dikejar proses izin pinjam pakainya. Terlebih, saya sudah ketemu langsung dengan Menteri Kehutanan RI,” katanya. Junaidi juga meninjau kehadiran PNS di Dinas Pertanian. Ia menyempatkan untuk melihat traktor tangan yang akan didistribusikan kepada masyarakat kelompok tani. Junaidi meminta agar traktor tangan itu segera dibagikan, sehingga segera dimanfaatkan petani. ”Semakin cepat dibagikan semakin cepat dimanfaatkan petani,” katanya. Terakhir, ia menginjungi Kantor BPBD Provinsi Bengkulu. Ditempat itu, Junaidi mempertanyakan pembangunan gudang logistik bencana di 10 kabupaten dan kota. Pembangunan itu diminta segera diselesaikan agar dapat segera dimanfaatkan untuk menyimpan logistik becana alam. “Apabila tejadi bencana alam, logistik dan peralatan yang dibutuhkan sudah siap,” katanya. Junaidi tidak melakukan sidak keseluruhan Dinas dan isntansi di lingkungan Pemprov Bengkulu. Tetapi, absensi kehadiran PNS tetap dikumpulkan melalui Satpol PP. Menurut Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Provinsi Eko Agusrianto mengatakan petugas Satpol PP Provinsi akan disebar ke kantor, dinas dan badan pemerintahan untuk membantu memantau kehadiran para PNS pada hari pertama kerja pasca liburan. ”PNS yang tidak hadir akan didata nama dan alasan ketidak hadiran mereka. Di Lingkungan pemprov Bengkulu terdapat 7000 PNS yang baru saja menikmati liburan idul fitri. Bagi yang bolos tanpa keterangan akan dikenai sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Mulai dari teguran dari atasannya masing-masing, dan seterusnya,” katanya. Sementara Walikota Bengkulu H Ahmad Kanedi SH MH didampingi Sesda, Asisten I, II dan III bersama jajarannya melakukan sidak ke beberapa instansi, seperti Dinas Pendidikan Nansional, Dinas Dukcapil, Dinas Tata Kota dan Pengawasan Bangunan Kota Bengkulu, dan Dinas Kesehatan. Dalam kesempatan tersebut walikota dan rombongan melihat aktivitas para PNS yang telah mulai berjalan, terutama menyangkut pelayanan masyarakat.  ”Kita melihat aktivitas di beberapa SKPD telah mulai berjalan, dan saya memberikan apresiasi kepada PNS yang masuk pada hari pertama ini,” ujarnya. Mirisnya, tidak hanya PNS biasa yang tidak masuk pada hari pertama tersebut, akan tetapi juga dilakukan oleh pejabat eselon II yakni kepala Dinas Tata Kota dan Pengawasan Bangunan Kota Bengkulu, Ir Sahlan Sirad ME.  Walikota tampak sedikit terkejut saat mengunjungi Dinas Tata Kota, sementara kepala dinasnya tidak masuk kerja dengan alasan tidak ada pesawat ke Bengkulu, karena yang bersangkutan pulang mudik ke Jakarta.  ”Saya sangat menyanyangkan masih terdapat PNS atau pejabat yang tidak masuk pada hari pertama ini, karena sebelum libur telah diumukan agar tidak ada PNS atau pejabat yang nambuh liburnya

Di mana-mana Para Wisatawan Padati Objek Wisat

PINANG BELAPIS,- Tiga objek wisata andalan Kabupaten Lebong, yakni Danau Tes di Kecamatan Lebong Selatan, Pemandian Air Panas di Desa Air Putih, Kecamatan Pinang Belapis dan Danau Picung di komplek rumah Dinas Bupati Lebong, menjadi tujuan para wisatawan lokal maupun luar untuk menikmati masa liburan Idul Fitri 1433 H.
Berdasarkan pantauan di lapangan, banyaknya pengunjung mulai terlihat sejak hari pertama Idul Fitri, Minggu (19/8). Dari Ketiga objek wisata tersebut yang paling banyak dikunjungi yakni Pemandian Air Panas di Desa Air Putih. Di hari kedua Lebaran tercatat sekitar 4000 pengunjung dengan menggunakan 300 mobil dan 1000 sepeda motor. Sedangkan di Danau Tes, keramaian tercatat terjadi di hari ketiga Idul Fitri yakni sekitar 3000 pengunjung, sedangkan keramaian di Danau Picung pun sejak lebaran ke dua telah nampak peningkatan jumlah pengunjung yang mencapai sekitar 1000 pengunjung.
“Hari ini (Senin, 20/8) tercatat masyarakat yang berkunjung ke Air Putih mencapai 4000 orang. Rata-rata pengunjung ini dari kaula muda dan keluarga yang datang dari luar daerah Lebong. Hari ini jumlah pengunjung belum mencapai puncaknya, biasanya puncaknya terjadi pada lebaran ke tiga dimana jumlah pengunjung didominasi oleh pengunjung dari luar daerah Lebong. Sejauh ini belum ada kejadian yang menonjol,” jelas Toto, salah satu petugas pintu masuk objek wisata Air Putih saat diwawancarai wartawan.
Selain itu, dihari ketiga Idul Fitri, Kapolres Lebong AKBP Drs Supriadi bersama Wakapolres Kompol Agus Desri Sandi SIK MM dan Kasat Lantas Ipda Yus Ade Elisia SH turun langsung untuk memantau situasi di objek Wisata Pemandian Air Panas Air Putih. Saat melakukan pemantauan di lokasi wisata Air Putih, Kapolres menghimbau kepada seluruh pengunjung untuk berhati-hati saat mandi, dan turun ke lokasi wisata, serta selalu menjaga dan mengawasi keluarga masing-masing dari bahaya.
“Alhamdulillah hingga saat ini situasi di objek wisata Air Putih masih aman dan kondusif. Hanya saja saya menghimbau kepada seluruh pengunjung agar selalu berhati-hati saat mandi dan turun tangga, sebab jika tidak berhati-hati kita bisa jatuh apalagi saat ini jumlah pengunjung sangat ramai,” imbau Kapolres.
Burhan (45), salah satu pengunjung asal Pekanbaru saat ditanyai wartawan mengatakan, ia bersama keluarganya mengisi liburan lebaran ini untuk mengunjungi objek wisata pemandian Air Putih di Kabupaten Lebong. “Saya kebetulan tahun ini lebaran di Lebong di rumah mertua saya. Jadi mumpung di Lebong saya bersama keluarga menyempatkan untuk mengunjungi objek wisata air putih sebelum kembali ke Pekanbaru

2 Sungai Meluap, 7 desa terendam

SAM, – Dua sungai di Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM), Seluma; Sungai Maras dan Sungai Alas sejak dini hari kemarin meluap. Akibatnya ratusan rumah terendam banjir hingga ketinggian 1,5 meter dari sedikitnya 7 desa di kecamatan tersebut. Banjir mulai terjadi sejak pukul 04.00 WIB sampai siang. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun dipastikan kerugian materi mencapai ratusan juta.
Ketujuh desa tersebut, yakni Gunung Bantan, Gunung Kembang, Jambat Akar, Maras Tengah, Talang Alai, Sendawar, dan Talang Kemang. Banjir terjadi setelah hujan lebat sejak pukul 22.00 WIB Rabu (22/8) sampai pukul 04.00 WIB dini hari kemarin. Selain itu, diduga hutan di kawasan hulu sungai sudah gundul akibat aktivitas penembangan hutan untuk keperluan pembukaan perkebunan kelapa sawit.
Kerugian materi yang dialami ratusan warga lantaran akibat banjir tersebut, sembako yang tengah disimpan di rumah-rumah penduduk menjadi rusak. Perabotan rumah tanggal rusak dan hanyut. Hewan ternak milik warga seperti kambing, domba, ayam, bebek dan sebagainya hanyut diseret arus. Selain itu ribuan hektar kebun palawija dan sawah warga rusak total dihantam banjir. Namun, hingga kemarin belum ada data pasti soal total kerugian akibat bencana tersebut.
Pantauan BE, hingga siang kemarin aktivitas warga di 7 desa tersebut seakan terhenti total. Karena hingga siang air masih menggenangi badan jalan dan ruamh-rumah warga. Salah seorang warga Desa Jambat Akar, Muhammad Ja’im (58) menuturkan perihal tersebut. Dikatakannya, hujan yang terjadi kemarin malam merupakan hujan lebat pertama kali setelah selama ini terjadi kemarau. Dirinya dan ratusan warga yang menjadi korban banjir hanya dapat meratapi bencana tersebut karena tak dapat berbuat banyak.
”Airnya tinggi nian. Banyak ternak hanyut serta perabotan hilang dan rusak akibat arus,” tutur Ja’im.
Terpisah, Kabag Humas Pemkab Seluma, Mulyasi SSos MM mengakui peristiwa bencana banjir tersebut. Dikatakannya, hingga kemarin Pemkab Seluma sudah mulai melakukan pendataan terhadap abjek akibat bencana, namun sampai kemarin pihaknya belum dapat menaksir jumlah kerugian yang timbul. Selain itu, Pemkab Seluma juga sudah menyalurkan sejumlah bantuan panik kepada warg korban banjir yang disampaikan langsung oleh Plt Bupati Seluma H Bundra Jaya SH MH di desa-desa lokasi banjir.
Sementara itu, Plt Bupati Bundra Jaya melakukan kunjungan ke lokasi banjir mulai pukul 11.00 WIB. Yakni ke Desa Sendawar, Gunung Kembang, Jambat Akar, Talang Kemang, dan Talang Alai. ”Kita langsung ke sini (lokasi, red) setelah mendapat infromasi ini. Karena mendadak, kita baru membawa bantuan seadanya dulu. Selanjutnya, kita minta Kades yang bersangkutan mendata akibat banjir ini untuk diajukan ke Pemkab Seluma

16 Tewas.3 kendaraan dan 5 bangunan terbakar



GADING CEMPAKA, – Di antara suka cita merayakan lebaran Idul Fitri 1433 Hijriah, tak sedikit pula yang berduka. Sejumlah peristiwa tragis dan musibah beruntun terjadi selama arus mudik dan balik lebaran. Tercatat, selama H-3 dan H+3 Lebaran tahun ini, setidaknya ada sekitar 40 kasus kecelakaan lalulintas dengan korban tewas mencapai sebanyak 16 orang, 15 menderita luka berat dan 20 orang mengalami luka ringan. Bahkan, hingga sejauh ini masih ada korban kecelakaan yang dirawat intensif di sejumlah rumah sakit di Bengkulu. Kecelakaan maut itu didominasi kendaraan roda dua. ”Angka kecelakaan cukup meningkat di tahun ini,” tutur Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs Burhanudin Andi MH, kemarin. Lokasi kejadian kecelakaan, sambung mantan Wakapolda Banten itu, didominasi pada jalan – jalan lintas, jalan negara dan jalan provinsi. Faktor kecelakaan terjadi, mengendarai kendaraan dalam kecepatan tinggi, ugal – ugalan, jalan yang berlubang dan jumlah kendaraan yang cukup banyak. Tingginya angka kecelakaan sudah diprediksi dengan melakukan beragam upaya preventif. “Tapi kecelakaan masih saja banyak terjadi. Namun ini akan menjadi evaluasi kita,” ucapnya.
Si Jago Merah
Musibah lain yang banyak terjadi selama lebaran ini adalah kebakaran. Keganasan si jago merah tercatat telah membakar 5 bangunan terdiri dari 1 kantor dan 4 rumah. Tak hanya itu saja, serta 2 motor dan 1 mobil ikut hangus. Peristiwa ini terjadi rentang waktu sehari sebelum lebaran hingga kemarin. Pemicunya pun beragam mulai dari korsleting listrik hingga gas. Kebakaran diawali Sabtu (18/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Rusli (50) jalan Bhayangkara Dua Sukowati Kelurahan Talang Rimbo Baru menjadi korbannya. Rumahnya dilahap si jago merah. Beruntung, tidak semua bagian rumah terbakar. Namun korban harus merugi hingga puluhan juta rupiah karena mobil jenis Toyota Kijang BG 1813 LH, dua motor Vespa dan beberapa perlengkapan rumah tangga lainnya ludes terbakar. Api pertama kali berasal dari garasi mobil diduga percikan api yang berasal dari mobil hingga memicu kebakaran. ”Saat ini kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Apakah benar-benar dari korsleting kendaraan atau penyebab lainya,” jelas Kapolres Rejang lebong AKBP Edy Suroso mellaui kasat reskrim AKP Hardidinata Amukan api juga menyerang kediaman Ari (35) warga Kampung Bogor Kepahiang. Saat itu korban tengah takbiran, sekitar pukul 19.30 WIB, Sabtu (18/8). Api sisa pembakaran kayu di dapur usai memasak air melahap dinding rumah. Beruntung tetangga korban, Sandi (30) cepat mengetahui sebelum api berkobar. Sehingga dengan bantuan PBK, api bisa cepat dipadamkan ”Sebelum menyambar dinding api kayu bakar terlebih dahulu membakar kayu yang belum digunakan korban dan berada di sekitar tungku memasak tersebut,” terang Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno SSos MH melalui Kapolsek Kepahiang, Iptu Ade Zaldi SFarm Seakan belum puas, si jago merah berkobar di Bengkulu Tengah (Benteng), Sabtu (18/8). Korbannya 2 orang sekaligus, Anirhan (40) dan Tabri (25), keduanya warga Desa Susup Merigi Sakti. Niat untuk merayakan lebaran di rumah sendiri justru sirna. Rumah mereka ludes terbakar dipicu api yang menyambar gas di dapur korban. Api berasal dari dapur rumah milik Anirhan, ketika istri korban tengah memasak. Kemudian meninggalkan sesaat kompor tersebut dalam keadaan api menyala. Api diduga menyambar bagian papan rumah semi permanen tersbut hingga kemudian menjalar ke seluruh ruangan dapur dan menyebar sampai ke depan rumah. Api kemudian juga menyambar perumahan sekolah yang berdekatan langsung dengan sumber api. Api selanjutnya juga melahap perumahan yang ditempati guru honorer SD N 09 Desa Susup, M Tabri. “Api bersumber dari kompor waktu istri korban tengah memasak lantas menjalar dan menyebar ke seluruh ruangan. Rumah semi permanen itu langsung dilalap api. Juga perumahan SD yang ada dekat api hingga melahap sampai ludes,” terang Sutan pada BE, kemarin. Dikatakan kejadian berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB. Saat keluarga korban Anirhan yang berjumlah 5 orang berkumpul di tengah rumah. Namun api yang mulai berkobar tak bisa dipadamkan. Setengah jam kemudian, salah satu rumah ludes, berikut perumahan lainnya, ikut ludes. Tidak ada barang-barang berharga yang dapat diselamatkan. “Sekitar setengah jam api mulai padam, seluruh rumah seluruhnya sudah terbakar. Tidak ada barang yang dapat diselamatkan,” kata Sutan.
Asset Pemerintah
Tak kalah heboh saat PNS baru saja masuk kerja di hari pertama usai libur lebaran. Siang kemarin, sekitar pukul 11.00 WIB ruangan Arsip dan Pembinaan Transmigrasi di Dinas Transmigrasi dan PPH Provinsi Bengkulu di Jalan Pembangunan Kelurahan Padang Harapan ludes terbakar. Kobaran api bersumber dari bakaran sampah yang terletak di belakang gedung yang terdiri dua lantai tersebut. Angin kencang, sehingga kobaran api langsung merambat kebagian plafon ruangan yang terletak di tengah – tengah tersebut. Dalam waktu sekejap, seluruh arsip habis ludes terbakar. Hanya 2 CPU komputer saja yang berhasil diselamatkan para karyawan. Tak ada korban jiwa dalam kejadian yang terjadi di tengah hari bolong tersebut. Namun, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah akibat dari kejadian kebakaran itu. Tak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Mengetahui kejadian tersebut, Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs Burhanudin Andi, Plt Gubernur Bengkulu,Junaidi Hamsyah, Sekprov Asnawi A Lamat, Kadis Transmigrasi Husni Hasanudin langsung meninjau kelokasi kejadian. Dikatakan Husni sebelum kejadian, petugas kebersihan kantor bernama Agung tengah membakar sampah persis di belakang gedung yang terdiri dari 2 lantai tersebut. Hanya saja, setelah api yang tengah membakar sampah itu sudah hidup, si penjaga kantorpun pergi meninggalkan bakaran sampah.
1 Petugas Cedera
Mobil pemadam kebakaran pun dikerahkan untuk mengatasi kobaran api yang kian membesar. Salah seorang petugas PBK, Jupri Efendi mengalami cedera. Bagian punggung sebelah kirinya tertimpa kayu yang berasal dari atap gedung yang terbakar dan harus dilarikan ke RSUD M Yunus Bengkulu. Sementara itu, Kapolda didampingi Kapolsek Gading Cempaka, AKP Myandra Eka W, membenarkan terkait musibah kebakaran di ruangan arsip transmigrasi tersebut. Hanya saja, untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikanpihaknya lebih lanjut

Sumber BE

18 Agustus 2012

Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk

Kita sebagai manusia pasti pernah atau sekarangpun masih sering melakukan kebiasaan buruk. Hal itu hanya membuang-buang waktu kita saja, merugikan diri sendiri atau bisa benar-benar menyakiti orang lain. Tentu saja, untuk menghilangkan kebiasaan buruk itu mungkin memerlukan beberapa tahun dan bahkan beberapa sesi terapi mahal.




kebiasaan buruk

Tapi psikiater, psikolog, dan terapis kognitif setuju bahwa pengakuan adalah langkah pertama. Jadi mari kita cek apa saja kebiasaan buruk kita dan dapatkan postur tubuh yang lebih baik, kuku yang lebih lentik, dan persahabatan yang hangat.

Kebiasaan Gelisah

Mengapa Anda melakukannya: Anda memiliki energi berlebih, mungkin dari lonjakan adrenalin yang disebabkan terlalu banyak mengkonsumsi kafein atau gula, dan tidak bisa disalurkan.

Bagaimana menghentikan: Jika Anda senang minuman manis, kurangi gula itu. Giat berolahraga dan tidur yang cukup. Dan cobalah gerakkan tangan dan kaki ke gerakan isometrik: Letakkan tangan Anda di pangkuan Anda dan berkonsentrasi lembut mendorong telapak tangan. Untuk kaki Anda, tempatkan kedua kaki datar di lantai dan kemudian dorong ke bawah. Lakukan gerakan ini sampai gelisah reda.

Kebiasaan: Mengunyah Premen Karet

Mengapa Anda melakukannya: Ini kebiasaan yang terbentuk ketika Anda sedang gugup atau cemas. Bagaimana menghentikan: Solusi tercepat dan paling efektif? Beralih ke permen keras. Tapi jika Anda benar-benar tidak ingin mengunyah permen karet lagi, mintalah teman baik atau rekan kerja sebelah Anda menghentikan Anda setiap kali ia mendengar Anda melakukannya.

Kebiasaan: Sering Terlambat

Mengapa Anda melakukannya: Jauh di dalam lubuk hati, Anda mungkin berpikir waktu Anda lebih penting daripada waktu menunggu (Anda berpikir anda lebih baik terlambat, karena begitu banyak yang harus dikerjakan sebelum berangkat. Daripada tiba kecepetan dan harus menunggu). Tapi kadang saat Anda telat, anda telah rugi. Disini Anda kekurangan beberapa keterampilan penting manajemen waktu.

Bagaimana menghentikan: Ketika seseorang meminta Anda untuk melakukan sesuatu, jangan segera bereaksi, baik langsung menerima ataupun menolak. Katakanlah Anda akan menghubunginya lagi, kemudian memutuskan apakah Anda punya waktu. Juga, mencari tahu kegiatan yang selalu membuat Anda terlambat.

Trik: Mengatur jam Anda lima menit lebih cepat dan bangun lebih pagi. Selalu menelepon ke bos jika Anda terlambat.

Kebiasaan: Penundaan

Mengapa Anda melakukannya: Ini adalah strategi untuk mengelola kecemasan karena harus menyelesaikan tugas.

Bagaimana menghentikan: Mengakui bahwa ketika Anda menunda, orang lain mungkin berpikir Anda tidak peduli tentang pekerjaan, dan itu lebih buruk menyelesaikan sesuatu kurang daripada sempurna. Jika Anda tidak menyelesaikan tugas yang diberikan oleh diri sendiri pada waktu tertentu, buatlah surat peringatan untuk Anda sendiri, atau sebuah hukuman. Jika Anda membuat diri Anda bertanggung jawab atas konsekuensi, itu akan memotivasi Anda untuk menyelesaikan tugas.

Kebiasaan: Bongkok

Mengapa Anda melakukannya: Anda merasa nyaman berjalan dengan punggung yang bungkuk tanpa harus capek berjalan tegak. Tapi itu tidak bagus dipandang dan akan membuat anda cepat tua.

Cara tegak: Ambil pelajaran menari, pilates, atau yoga untuk memperkuat otot perut dan otot punggung atas. Sebuah latihan bahu sederhana dengan menyentuhkan bahu Anda ke telinga-adalah cara yang lebih mudah untuk memerangi bungkuk. Apakah 10 putaran ke depan dan 10 belakang.

"Ini akan meningkatkan postur dan membantu mengingatkan Anda untuk berdiri dan duduk tegak," kata Phil Haberstro, Direktur Eksekutif dari Asosiasi Nasional untuk Kesehatan dan Kebugaran, di Buffalo.

Aktivitas fisik yang teratur membantu memerangi kelelahan mental dan fisik yang dapat berkontribusi bungkuk.

Kebiasaan: Berantakan

Mengapa Anda melakukannya: Anda mungkin mempunyai pandangan. Anda ingin dikelilingi oleh barang berantakan karena merangsang dan itu mengingatkan Anda untuk melakukan pekerjaan Anda. Tapi itu menjadi bumerang, karena Anda membuang waktu mencari sesuatu.

Bagaimana menghentikan: Pisahkan kertas ke tumpukan yang ingin Anda kerjakan dan tumpuk yang Anda pikir dapat ditunda. Gunakan folder atau kotak dalam berbagai warna.

"Salah satu klien saya memiliki 12 clipboard tergantung di kantornya: enam untuk proyek saat ini dan enam untuk yang mungkin ia bisa kerjakan nanti. Dia masih terangsang secara visual, tapi barang-barangnya diatur. Sistem pengaturan yang bekerja untuk Anda, dan mulai dengan langkah-langkah dasar, seperti meletakkan kunci Anda di tempat yang sama setiap hari,” kata Lynn Cutts, seorang pelatih kehidupan bersertifikat di Colorado.

Kebiasaan: Mengigit Kuku

Mengapa Anda melakukannya: Anda menggunakannya untuk memperoleh kenyamanan dan meringankan stres. "Menggigit kuku adalah versi dewasa mengisap jempol," kata Alan Strathman, profesor psikologi sosial di University of Missouri, Columbia.

Cara menghentikan: Pertama, perhatikan bila Anda menggigit kuku Anda, dan kemudian ganti dengan tindakan lain. Taruh bola stres di meja Anda, atau bahkan bermain dengan Silly Putty waktu jari-jari Anda mulai menggelitik gigi Anda. Anda juga dapat mencoba memakai kuku sintetis atau lukisan kuku alami Anda dengan cat yang memiliki rasa busuk. Atau menggunakan manikur. Anda akan terlihat baik, dan setelah membayar layanan ini, Anda akan berpikir dua kali merusak hasil.

Kebiasaan: Merengek/ Mengeluh

Mengapa Anda melakukannya: Anda tidak merasa yakin bahwa Anda memiliki kekuatan untuk meminta sesuatu. Sebagai seorang anak, Anda mungkin merengek ketika Anda tidak mendapatkan apa yang Anda inginkan, dan itu lalu berhasil.

Bagaimana menghentikan: Sebagai orang dewasa, Anda aneh jika Anda berpikir Anda akan mendapatkan hasil yang sama. Jika suami atau teman-teman Anda mengatakan Anda cengeng, perhatikan. Hanya menyatakan apa yang Anda inginkan dengan membuat permintaan langsung.

Ingat: Kebanyakan orang akan resistensi terhadap pengeluh dan cenderung menolak mengabulkan permintaannya.

Kebiasaan: Ngomongin Orang Lain

Mengapa Anda melakukannya: Anda menutupi kekurangan Anda dengan mengekspos orang lain. Tetapi seseorang yang kebiasaan bergosip tidak benar-benar percaya dia sendiri cukup baik.

Bagaimana menghentikan: Fokus percakapan Anda pada berbagi pengalaman Anda, seperti menemukan sebuah restoran baru atau liburan Anda terbaru. Membincangkan kejadian terkini, musik, atau olahraga. Ini akan memberi Anda mendiskusikan sesuatu yang lain selain orang lain. Plus, Anda tidak pernah tahu siapa yang mendengarkan pembicaraan Anda.

Jika Anda mengeluh tentang rekan kerja Anda, menyadari bahwa teman terbaiknya mungkin wanita di belakang Anda di kereta api. Perlu diingat bahwa Anda membuat gosip tampak bisa dipercaya. Anda bahkan mungkin kehilangan teman-teman dan kontak profesional ketika orang menyadari bahwa Anda sedang bergosip.

Kebiasaan: Perfeksionisme

Mengapa Anda melakukannya: Mungkin Orangtua Anda juga adalah perfeksionis, dan mempunyai harapan tinggi terhadap Anda. Misalkan dulu sering berkata,”Hanya dapat nilai 8, Dina?” Bagaimana menghentikan: Berlatihlah menerima sedikit hal yang tidak sempurna/ sesuai keinginan Anda asalkan tidak membawa dampak besar.

"Anda akan melihat konsekuensi tidak begitu mengerikan," kata Cutts. Tetapkan batas waktu untuk tugas-tugas, dan menggunakan alarm. Bila tiba saatnya.

Poin-poin Penting


  • Tahu kapan kebiasaan buruk Anda muncul. Mengidentifikasi kebiasaan-rawan situasi sehingga saat situasi itu muncul, anda sudah ingat.
  • Tahu konsekuensi. Tuliskan kerugiannya bila Anda terus melakukan kebiasaan buruk Anda itu.
  • Ketahui perilaku alternatif. Cari cara untuk mengalihkan Anda dari kegiatan yang merupakan kebiasaan buruk Anda. Temukan sesuatu yang baru dan positif.
  • Ketahui tujuan Anda. Buat rencana dengan tujuan jangka pendek dan jangka panjang, dan hadiahi diri Anda sendiri ketika Anda mencapainya.
  • Memahami anda manusia. Jangan salahkan diri Anda jika Anda tanpa sadar mengulanginya. Ini adalah bagian alami dari perubahan, namun teruslah berusaha.
  •  


Sumber... mskolis

17 Agustus 2012

Bengkulu Terancan Krisis Pangan Di Tahun 2012

 Meningkatnya alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan perkebunan mengancam terjadinya krisis pangan 2015. Hingga saat ini ada puluhan ribu hektare areal sawah di Provinsi bengkulu menjadi kebun kelapa sawit dan karet. Ini diungkapkan Kepala Disbun Provinsi Ir Riky Gunarwan, kemarin. “Areal perkebunan terus meningkat dari 250.000 menjadi 390.340 hektare, kemudian bertambah menjadi 435.116 hektare pada 2010, pertambahan itu sebagian besar dari areal persawahan,” katanya. Untuk kebun kelapa sawit bertambah 25.160 hektare atau dari 166.627 hektare menjadi 190.787 hektare, persawahan yang beralih fungsi menjadi kebun kopi arabika seluas 299 hektare atau dari 5.318 hektare menjadi 5.617 hektare. “Sementara areal persawahan beralih fungsi menjadi kebun karet seluas 23.209 haktare, sehingga areal kebun karet bertambah dari 87.256 hektare menjadi 110.465 hektare,” katanya. Untuk menekan lajunya alih fungsi lahan itu tergantung dari kebijakannbupati masing-masing karena kewenangan masalah lahan itu ada pada tingkat dua. Kepala Bappeda Provinsi Edi Waluyo mengatakan menghadapi dua kendala besar untuk mencapai sasaran Millennium Development Goals 2015. Dua kendala besar itu adalah mengatasi angka kemiskinan dan persediaan pangan. Sebab itu alih fungsi lahan pertanian makin meningkat. ”Untuk menekan alih fungsi lahan dan angka kemiskinan itu, pihaknya berupaya untuk mempertahankan lahan pertanian, sehingga ketersediaan hingga pangan 2015 bisa terwujud

Sumber....:Bengkulu Ekpress

31 Agustus 2012

Kandidat di tantang adu program

BENGKULU – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Bengkulu merespon adanya selebaran gelap yang mengatasnamakan maklumat Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan. Selebaran yang berisi seruan agar semua kalangan masyarakat Kota Bengkulu memilih Helmi Hasan sebagai Walikota Bengkulu itu kini tengah dalam penelusuran Panwas. “Kami telah mengerahkan semua anggota Panwaslu, Panwascam dan PPL untuk melakukan penelusuran terhadap selebaran tersebut,” kata anggota panwaslu bidang hukum, Hery Supriyanto kepada BE, kemarin. Ia menjelaskan jika pihaknya berhasil membuktikan kebenaran selebaran tersebut, maka pihaknya akan memproses secara hukum, karena telah melanggar aturan dalam berkampanye. Selain itu, pihaknya juga akan memproses oknum yang menyebarkannya meskipun kebenaran isi selebaran itu tidak terbukti dikeluarkan oleh Menhut. “Sekarang kami belum mau menjustifikasi, kami akan mengidentifisinya sehingga temuan ini memiliki jawaban,” ungkapnya. Selain menemukan penyebaran selebaran gelap tersebut, sejauh ini pihaknya telah menemukan sejumlah indikasi pelanggaran yang dilakukan kandidat yang bertarung di Pilwakot. Seperti penyebaran brosur atau poster secara door to door, pemasangan alat peraga kampanye pada fasilitas umum, curi star kampanye dan berbagai bentuk pelanggaran lainnya. Namun sayangnya hingga saat ini Panwaslu belum menginventarisir jumlah pelanggaran yang menjadi temuan panwaslu, dan baru akan diorganisir setelah pelaksanaan kampanye berakhir. “Semua temuan itu kami golongkan sebagai bentuk pelanggaran, karena belum waktunya untuk berkampanye kepada masyarakat luas. Namun jumlahnya belum diketahui karena memang kami belum menjumlahnya,” sampainya. Nanti setelah masa kempanye berakhir, pihaknya baru membuat rekapan dugaan pelanggaran untuk disampaikan ke Bawaslu untuk ditindak lanjuti. Namun bila pihaknya menemukan pelanggaran yang bersifat pidana, maka pihaknya akan menyerahkannya kepada Penegak Hukum Terpadu (Gakumdu) Kota Bengkulu. “Semua pelanggaran akan sampaikan kepada Bawaslu pusat di Jakarta, sementara yang bersifat pidana kita serahkan kepada Gakumdu kota,” tukasnya.
Lebih Baik Adu Program
Sementara itu pengamat Komunikasi Politik Unib Drs Lamhir Syamsinaga MSi menilai kampanye hitam bentuk selebaran dan SMS dinilai tidak efektif lagi diterapkan untuk menggembosi kekuatan lawan dalam pertarungan demokrasi. Terlebih, masyarakat kota relatif cerdas dalam menentukan pilihan. “Saling fitnah tidak efektif, lebih baik adu program. Masyarakat akan menilai mana calon memiliki visi dan misi atau tidak menguasai masalah,” ujarnya, saat dikonfirmasi, (28/7). Ia mendorong agar proses demokrasi berjalan sehat tanpa ada kampanye hitam, sehingga masyarakat dalam keadaan tenang memilih pemimpin. Isu-isu dalam bentuk selebaran dan sms yang terkesan saling menyudutkan antara masing-masing kandidat hanya akan membuat gesekan masyarakat. “Jangan membuat gesekan masyarakat. Lebih baik memberikan pendidikan politik,” katanya. Menurutnya, Panwaslukada harus berupaya melakukan pengawasan untuk meminimalisir tindakan-tindakan kampanye hitam. Agar proses demokrasi berlangsung sehat. “Bila dibiarkan, bakal menjadi bola liar, yang akan menghantam siapa saja. Menjadikan demokrasi tidak sehat,” katanya.
Ajak Lebih Santun
Sementara itu calon walikota nomor urut 1 Helmi Hasan menilai bahwa pemimpin harus memberi pembelajaran dan teladan kepada masyarakat, dengan cara yang berbudaya dan santun. Dirinya lebih memilih untuk adu program dan solusi. “Untuk apa harus menyebar fitnah. Ini habis ramadhan dan lebaran. Kalau saya, mari kita adu program dan bagaimana cara pemecahan masalah,” kata Helmi saat dikonfirmasi mengenai selebaran mengatasnamakan Menhut. Demikian juga diungkapkan pasangannya, Patriana Sosialinda, yang akrab dipanggil Linda, menilai bahwa warga Kota Bengkulu cerdas untuk menilai keadaan. “Warga Kota Bengkulu sudah cerdas. Mereka bisa menilai orang yang ingin menang dengan cara menzalimi orang lain tidak akan dipilih,” katanya. Linda menjamin pasangan Helmi-Linda akan tetap menggunakan cara-cara berdemokrasi yang bersih dalam pemilihan walikota 2012 ini. Ia juga mengajak para kontestan lain untuk menggunakan cara-cara santun demi menggaet perhatian masyarakat. ”Lebih baik kita adu program berdebat di media soal visi-misi. Biar masyarakat tahu mana yang harus dipilih. Bukan pakai cara main selebaran fitnah. Ini cara-cara lama yang tidak mempan digunakan sekarang,” tandasnya. Disisilain, kampanye hitam membuktikan bahwa terdapat pasangan yang ingin menghalalkan segala cara demi merebut kemenangan dalam pemilukada tersebut. Masyarakat saatnya menentukan sendiri pilihannya dengan pola pikir yang jernih dan hati yang bersih, lepas dari segala janji-janji manis dari para calon.
Apel Siaga
Guna menyiagakan petugas menjelang pelaksaaan Pilwakot, Pemerintah Kota Bengkulu pagi kemarin (28/8) menggelar Apel Siaga di halaman Kantor Walikota. Apel gabungan ini diikuti oleh anggota Satpol PP kota, Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK), anggta linmas dan Dishubkominfo Kota yang diawali dengan penyematan tanda anggota pengamanan pemilukada tahun 2012 secara simbolis kepada perwakilan masing- masing anggota oleh Walikota Bengkulu, H Ahmad Kanedi SH MH. Dalam kesempatan tersebut, Walikota memberikan arahan agar seluruh komponen anggota pengamanan pemilukada untuk menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab demi menciptakan situasi yang kondusif untuk penyelenggaraan pemilukada 19 September 2012 mendatang. “Utamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan, selalu berkoordinasi agar tercipta kebersamaan dan ketentraman,” ujar Walikota dalam sambutannya. Selain itu, ia juga berpesan agar anggota pengamanan pemilukada untuk tetap menjaga kekompakan dan selalu berkoordinasi dengan semua komponen agar pemilukada berjalan dengan sukses dan terpilih pemimpin yang benar-benar berkualitas untuk menjadikan kota Bengkulu yang jauh lebih baik. “Mari kita bersama-sama sukseskan pemilukada Kota Bengkulu, karena suksesnya pemilukada ini merupakan suksesnya pemerintah dan seluruh elemen masyarakay kota Bengkulu,” sampainya. Hadir dalam apel gabungan siaga pemilukada tersebutm Wakil Walikota Bengkulu, H Edison Simbolon SSos MSi, Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) kota, pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu

25 Agustus 2012

Ratusan Pns mangkir Kerja

BENGKULU,  – Masih banyak aparatur pemerintahan yang tidak taat aturan libur yang telah ditetapkan. Buktinya kemarin, hari pertama masuk kerja ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tercatat mangkir setelah 6 hari libur. Kondisi ini ditemukan di Pemkot dan Pemprov Bengkulu. Berdasarkan hasil inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Inspektorat Kota Bengkulu menyebutkan bahwa ketidakhadiran para PNS ini dilakukan dengan berbagai alasan, seperti izin, sakit, dinas luar, cuti dan tanpa keterangan. ”Kita dari Inspektorat bergerak aktif mencari data yang tidak hadir, hasilnya tim kami menemukan 57 orang PNS yang tidak masuk tanpa keterangan yang tersebar pada 41 SKPD dibawah naungan pemerintah Kota Bengkulu,” kata kepala Inspektorat Kota Bengkulu, Drs Mulkan Efendi di ruang kerjanya, kemarin. Ia menjelaskan untuk mendatangi semua SKPD tersebut, pihaknya menurunkan 9 tim dengan anggota tim masing-masing 6 orang. Dan hari ini hasilnya akan diserahkan kepada Sesda Kota Bengkulu untuk ditindaklanjuti.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sesda) Kota Bengkulu, Drs H Rusli Zaiwin MM mengatakan pihaknya telah memberikan libur yang cukup panjang, yakni selama 6 hari. Selain itu, pihaknya juga telah menyampaikan bahwa tanggal 23 Agustus 2012 semua PNS wajib masuk kerja. “Kita sudah memberikan libur cukup panjang, sebelum libur juga sudah kami sampaikan bahwa tanggal 23 harus masuk semua. Jadi, jika masih ada yang belum masuk tanpa keterangan, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan pelanggarannya mengacu pada PP nomor 53 tahun 2010 tentang kedisiplinan PNS,” terangnya. Kendati demikian, pihaknya akan memberikan toleransi kepada PNS yang tidak hadir dengan alasan yang masuk akal, seperti sakit dibuktikan dengan surat dari dokter atau izin memiliki kepentingan lainnya, seperti anggota keluarga ada yang sakit atau mendapat musibah. “Kalau ada yang mengajukan izin kita lihat izinnya, yang diterima itu seperti orang tuanya meninggal atau sakit keras, tapi kalau izin hanya karena malas tidak akan kita tolerir, makanya hari ini (Kemarin,red) kita turun tim lengkap yang beranggotakan dari Inspktorat, BKD dan Asisten III,” paparnya.
Bolos Kerja
Di Pemprov sendiri ditemukan sebanyak 51 Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak masuk kerja tanpa keterangan alias memperpanjang masa libur lebaran. Pada hari pertama kerja sejak libur Lebaran, mereka tidak hadir. Data ini diketahui berdasarkan rekapitulasi sidak kehadiran di 29 SKPD Pemprov yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bengkulu.  Dinas Kesehatan paling banyak terdapat PNS yang bolos yaitu sebanyak 10 orang. Disusul Dinas Pendidikan 7 orang, Bakorluh 6 orang, Dinas Perternakan dan BKPMD masing-masing 5 orang, Badan Diklat 4 orang, Dinsos, Dishubkominfo dan BPPD masing-masing 3 orang, DKP 2 orang serta BPBD, Dispenda dan Disbun masing-masing 1 orang. Menanggapi tindakan 51 PNS yang memperpanjang masa libur itu Sekprov Drs H Asnawi A Lamat MSi mengingkapkan akan memberikan sanksi berdasarkan PP 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin PNS. ”Akan memberikan sanksi berupa teguran oleh atasannya masing-masing SKPD. Atasannya akan memberikan teguran. Namun demikian, jumlah 51 PNS yang tidak masuk tersebut hanya 1,1 persen dari 4.581 total PNS di SKPD Pemprov,” katanya.
Sidak PNS
Di bagian lain memastikan aparaturnya kembali beraktivitas memberikan pelayanan, Plt Gubernur H Junaidi Hamsyah dan Walikota H Ahmad Kanedi SH MH, kemarin menggelar inspeksi mendadak (sidak) di beberapa instansi. Unit pertama yang didatangi Junaidi didampingi Sekprov Drs H Asnawi A Lamat MSi, yakni Kantor Dinas Kehuatanan, Kantor Dinas Pertanian, dan Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi. Dalam setiap sidaknya di kantor-kantor yang ia datangi, Junaidi mengecek absensi kehadiran PNS. Rata-rata setiap instansi yang ia kunjungi kehadiran PNS capai 99 persen. Sedangkan beberapa PNS tidak hadir telah mengajukan izin dengan alasan yang jelas. Di Dinas Kehutanan, Plt Gubernur disambut oleh Kepala Dinas Kehutanan Risman Sipayung. Dalam kesempatan kujungannya itu, Juniadi menatar pegawai Dinas Kehuatan, agar lebih sungguh-sungguh menjalankan kinerja tahun 2012. Ia mengyinggung masalah pembebabsban ringroad (jalan lingkar) Cagar Alam Dusun besar yang tidak kunjung selesai. “Ini agar dikejar proses izin pinjam pakainya. Terlebih, saya sudah ketemu langsung dengan Menteri Kehutanan RI,” katanya. Junaidi juga meninjau kehadiran PNS di Dinas Pertanian. Ia menyempatkan untuk melihat traktor tangan yang akan didistribusikan kepada masyarakat kelompok tani. Junaidi meminta agar traktor tangan itu segera dibagikan, sehingga segera dimanfaatkan petani. ”Semakin cepat dibagikan semakin cepat dimanfaatkan petani,” katanya. Terakhir, ia menginjungi Kantor BPBD Provinsi Bengkulu. Ditempat itu, Junaidi mempertanyakan pembangunan gudang logistik bencana di 10 kabupaten dan kota. Pembangunan itu diminta segera diselesaikan agar dapat segera dimanfaatkan untuk menyimpan logistik becana alam. “Apabila tejadi bencana alam, logistik dan peralatan yang dibutuhkan sudah siap,” katanya. Junaidi tidak melakukan sidak keseluruhan Dinas dan isntansi di lingkungan Pemprov Bengkulu. Tetapi, absensi kehadiran PNS tetap dikumpulkan melalui Satpol PP. Menurut Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Provinsi Eko Agusrianto mengatakan petugas Satpol PP Provinsi akan disebar ke kantor, dinas dan badan pemerintahan untuk membantu memantau kehadiran para PNS pada hari pertama kerja pasca liburan. ”PNS yang tidak hadir akan didata nama dan alasan ketidak hadiran mereka. Di Lingkungan pemprov Bengkulu terdapat 7000 PNS yang baru saja menikmati liburan idul fitri. Bagi yang bolos tanpa keterangan akan dikenai sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Mulai dari teguran dari atasannya masing-masing, dan seterusnya,” katanya. Sementara Walikota Bengkulu H Ahmad Kanedi SH MH didampingi Sesda, Asisten I, II dan III bersama jajarannya melakukan sidak ke beberapa instansi, seperti Dinas Pendidikan Nansional, Dinas Dukcapil, Dinas Tata Kota dan Pengawasan Bangunan Kota Bengkulu, dan Dinas Kesehatan. Dalam kesempatan tersebut walikota dan rombongan melihat aktivitas para PNS yang telah mulai berjalan, terutama menyangkut pelayanan masyarakat.  ”Kita melihat aktivitas di beberapa SKPD telah mulai berjalan, dan saya memberikan apresiasi kepada PNS yang masuk pada hari pertama ini,” ujarnya. Mirisnya, tidak hanya PNS biasa yang tidak masuk pada hari pertama tersebut, akan tetapi juga dilakukan oleh pejabat eselon II yakni kepala Dinas Tata Kota dan Pengawasan Bangunan Kota Bengkulu, Ir Sahlan Sirad ME.  Walikota tampak sedikit terkejut saat mengunjungi Dinas Tata Kota, sementara kepala dinasnya tidak masuk kerja dengan alasan tidak ada pesawat ke Bengkulu, karena yang bersangkutan pulang mudik ke Jakarta.  ”Saya sangat menyanyangkan masih terdapat PNS atau pejabat yang tidak masuk pada hari pertama ini, karena sebelum libur telah diumukan agar tidak ada PNS atau pejabat yang nambuh liburnya

Di mana-mana Para Wisatawan Padati Objek Wisat

PINANG BELAPIS,- Tiga objek wisata andalan Kabupaten Lebong, yakni Danau Tes di Kecamatan Lebong Selatan, Pemandian Air Panas di Desa Air Putih, Kecamatan Pinang Belapis dan Danau Picung di komplek rumah Dinas Bupati Lebong, menjadi tujuan para wisatawan lokal maupun luar untuk menikmati masa liburan Idul Fitri 1433 H.
Berdasarkan pantauan di lapangan, banyaknya pengunjung mulai terlihat sejak hari pertama Idul Fitri, Minggu (19/8). Dari Ketiga objek wisata tersebut yang paling banyak dikunjungi yakni Pemandian Air Panas di Desa Air Putih. Di hari kedua Lebaran tercatat sekitar 4000 pengunjung dengan menggunakan 300 mobil dan 1000 sepeda motor. Sedangkan di Danau Tes, keramaian tercatat terjadi di hari ketiga Idul Fitri yakni sekitar 3000 pengunjung, sedangkan keramaian di Danau Picung pun sejak lebaran ke dua telah nampak peningkatan jumlah pengunjung yang mencapai sekitar 1000 pengunjung.
“Hari ini (Senin, 20/8) tercatat masyarakat yang berkunjung ke Air Putih mencapai 4000 orang. Rata-rata pengunjung ini dari kaula muda dan keluarga yang datang dari luar daerah Lebong. Hari ini jumlah pengunjung belum mencapai puncaknya, biasanya puncaknya terjadi pada lebaran ke tiga dimana jumlah pengunjung didominasi oleh pengunjung dari luar daerah Lebong. Sejauh ini belum ada kejadian yang menonjol,” jelas Toto, salah satu petugas pintu masuk objek wisata Air Putih saat diwawancarai wartawan.
Selain itu, dihari ketiga Idul Fitri, Kapolres Lebong AKBP Drs Supriadi bersama Wakapolres Kompol Agus Desri Sandi SIK MM dan Kasat Lantas Ipda Yus Ade Elisia SH turun langsung untuk memantau situasi di objek Wisata Pemandian Air Panas Air Putih. Saat melakukan pemantauan di lokasi wisata Air Putih, Kapolres menghimbau kepada seluruh pengunjung untuk berhati-hati saat mandi, dan turun ke lokasi wisata, serta selalu menjaga dan mengawasi keluarga masing-masing dari bahaya.
“Alhamdulillah hingga saat ini situasi di objek wisata Air Putih masih aman dan kondusif. Hanya saja saya menghimbau kepada seluruh pengunjung agar selalu berhati-hati saat mandi dan turun tangga, sebab jika tidak berhati-hati kita bisa jatuh apalagi saat ini jumlah pengunjung sangat ramai,” imbau Kapolres.
Burhan (45), salah satu pengunjung asal Pekanbaru saat ditanyai wartawan mengatakan, ia bersama keluarganya mengisi liburan lebaran ini untuk mengunjungi objek wisata pemandian Air Putih di Kabupaten Lebong. “Saya kebetulan tahun ini lebaran di Lebong di rumah mertua saya. Jadi mumpung di Lebong saya bersama keluarga menyempatkan untuk mengunjungi objek wisata air putih sebelum kembali ke Pekanbaru

2 Sungai Meluap, 7 desa terendam

SAM, – Dua sungai di Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM), Seluma; Sungai Maras dan Sungai Alas sejak dini hari kemarin meluap. Akibatnya ratusan rumah terendam banjir hingga ketinggian 1,5 meter dari sedikitnya 7 desa di kecamatan tersebut. Banjir mulai terjadi sejak pukul 04.00 WIB sampai siang. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun dipastikan kerugian materi mencapai ratusan juta.
Ketujuh desa tersebut, yakni Gunung Bantan, Gunung Kembang, Jambat Akar, Maras Tengah, Talang Alai, Sendawar, dan Talang Kemang. Banjir terjadi setelah hujan lebat sejak pukul 22.00 WIB Rabu (22/8) sampai pukul 04.00 WIB dini hari kemarin. Selain itu, diduga hutan di kawasan hulu sungai sudah gundul akibat aktivitas penembangan hutan untuk keperluan pembukaan perkebunan kelapa sawit.
Kerugian materi yang dialami ratusan warga lantaran akibat banjir tersebut, sembako yang tengah disimpan di rumah-rumah penduduk menjadi rusak. Perabotan rumah tanggal rusak dan hanyut. Hewan ternak milik warga seperti kambing, domba, ayam, bebek dan sebagainya hanyut diseret arus. Selain itu ribuan hektar kebun palawija dan sawah warga rusak total dihantam banjir. Namun, hingga kemarin belum ada data pasti soal total kerugian akibat bencana tersebut.
Pantauan BE, hingga siang kemarin aktivitas warga di 7 desa tersebut seakan terhenti total. Karena hingga siang air masih menggenangi badan jalan dan ruamh-rumah warga. Salah seorang warga Desa Jambat Akar, Muhammad Ja’im (58) menuturkan perihal tersebut. Dikatakannya, hujan yang terjadi kemarin malam merupakan hujan lebat pertama kali setelah selama ini terjadi kemarau. Dirinya dan ratusan warga yang menjadi korban banjir hanya dapat meratapi bencana tersebut karena tak dapat berbuat banyak.
”Airnya tinggi nian. Banyak ternak hanyut serta perabotan hilang dan rusak akibat arus,” tutur Ja’im.
Terpisah, Kabag Humas Pemkab Seluma, Mulyasi SSos MM mengakui peristiwa bencana banjir tersebut. Dikatakannya, hingga kemarin Pemkab Seluma sudah mulai melakukan pendataan terhadap abjek akibat bencana, namun sampai kemarin pihaknya belum dapat menaksir jumlah kerugian yang timbul. Selain itu, Pemkab Seluma juga sudah menyalurkan sejumlah bantuan panik kepada warg korban banjir yang disampaikan langsung oleh Plt Bupati Seluma H Bundra Jaya SH MH di desa-desa lokasi banjir.
Sementara itu, Plt Bupati Bundra Jaya melakukan kunjungan ke lokasi banjir mulai pukul 11.00 WIB. Yakni ke Desa Sendawar, Gunung Kembang, Jambat Akar, Talang Kemang, dan Talang Alai. ”Kita langsung ke sini (lokasi, red) setelah mendapat infromasi ini. Karena mendadak, kita baru membawa bantuan seadanya dulu. Selanjutnya, kita minta Kades yang bersangkutan mendata akibat banjir ini untuk diajukan ke Pemkab Seluma

16 Tewas.3 kendaraan dan 5 bangunan terbakar



GADING CEMPAKA, – Di antara suka cita merayakan lebaran Idul Fitri 1433 Hijriah, tak sedikit pula yang berduka. Sejumlah peristiwa tragis dan musibah beruntun terjadi selama arus mudik dan balik lebaran. Tercatat, selama H-3 dan H+3 Lebaran tahun ini, setidaknya ada sekitar 40 kasus kecelakaan lalulintas dengan korban tewas mencapai sebanyak 16 orang, 15 menderita luka berat dan 20 orang mengalami luka ringan. Bahkan, hingga sejauh ini masih ada korban kecelakaan yang dirawat intensif di sejumlah rumah sakit di Bengkulu. Kecelakaan maut itu didominasi kendaraan roda dua. ”Angka kecelakaan cukup meningkat di tahun ini,” tutur Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs Burhanudin Andi MH, kemarin. Lokasi kejadian kecelakaan, sambung mantan Wakapolda Banten itu, didominasi pada jalan – jalan lintas, jalan negara dan jalan provinsi. Faktor kecelakaan terjadi, mengendarai kendaraan dalam kecepatan tinggi, ugal – ugalan, jalan yang berlubang dan jumlah kendaraan yang cukup banyak. Tingginya angka kecelakaan sudah diprediksi dengan melakukan beragam upaya preventif. “Tapi kecelakaan masih saja banyak terjadi. Namun ini akan menjadi evaluasi kita,” ucapnya.
Si Jago Merah
Musibah lain yang banyak terjadi selama lebaran ini adalah kebakaran. Keganasan si jago merah tercatat telah membakar 5 bangunan terdiri dari 1 kantor dan 4 rumah. Tak hanya itu saja, serta 2 motor dan 1 mobil ikut hangus. Peristiwa ini terjadi rentang waktu sehari sebelum lebaran hingga kemarin. Pemicunya pun beragam mulai dari korsleting listrik hingga gas. Kebakaran diawali Sabtu (18/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Rusli (50) jalan Bhayangkara Dua Sukowati Kelurahan Talang Rimbo Baru menjadi korbannya. Rumahnya dilahap si jago merah. Beruntung, tidak semua bagian rumah terbakar. Namun korban harus merugi hingga puluhan juta rupiah karena mobil jenis Toyota Kijang BG 1813 LH, dua motor Vespa dan beberapa perlengkapan rumah tangga lainnya ludes terbakar. Api pertama kali berasal dari garasi mobil diduga percikan api yang berasal dari mobil hingga memicu kebakaran. ”Saat ini kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Apakah benar-benar dari korsleting kendaraan atau penyebab lainya,” jelas Kapolres Rejang lebong AKBP Edy Suroso mellaui kasat reskrim AKP Hardidinata Amukan api juga menyerang kediaman Ari (35) warga Kampung Bogor Kepahiang. Saat itu korban tengah takbiran, sekitar pukul 19.30 WIB, Sabtu (18/8). Api sisa pembakaran kayu di dapur usai memasak air melahap dinding rumah. Beruntung tetangga korban, Sandi (30) cepat mengetahui sebelum api berkobar. Sehingga dengan bantuan PBK, api bisa cepat dipadamkan ”Sebelum menyambar dinding api kayu bakar terlebih dahulu membakar kayu yang belum digunakan korban dan berada di sekitar tungku memasak tersebut,” terang Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno SSos MH melalui Kapolsek Kepahiang, Iptu Ade Zaldi SFarm Seakan belum puas, si jago merah berkobar di Bengkulu Tengah (Benteng), Sabtu (18/8). Korbannya 2 orang sekaligus, Anirhan (40) dan Tabri (25), keduanya warga Desa Susup Merigi Sakti. Niat untuk merayakan lebaran di rumah sendiri justru sirna. Rumah mereka ludes terbakar dipicu api yang menyambar gas di dapur korban. Api berasal dari dapur rumah milik Anirhan, ketika istri korban tengah memasak. Kemudian meninggalkan sesaat kompor tersebut dalam keadaan api menyala. Api diduga menyambar bagian papan rumah semi permanen tersbut hingga kemudian menjalar ke seluruh ruangan dapur dan menyebar sampai ke depan rumah. Api kemudian juga menyambar perumahan sekolah yang berdekatan langsung dengan sumber api. Api selanjutnya juga melahap perumahan yang ditempati guru honorer SD N 09 Desa Susup, M Tabri. “Api bersumber dari kompor waktu istri korban tengah memasak lantas menjalar dan menyebar ke seluruh ruangan. Rumah semi permanen itu langsung dilalap api. Juga perumahan SD yang ada dekat api hingga melahap sampai ludes,” terang Sutan pada BE, kemarin. Dikatakan kejadian berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB. Saat keluarga korban Anirhan yang berjumlah 5 orang berkumpul di tengah rumah. Namun api yang mulai berkobar tak bisa dipadamkan. Setengah jam kemudian, salah satu rumah ludes, berikut perumahan lainnya, ikut ludes. Tidak ada barang-barang berharga yang dapat diselamatkan. “Sekitar setengah jam api mulai padam, seluruh rumah seluruhnya sudah terbakar. Tidak ada barang yang dapat diselamatkan,” kata Sutan.
Asset Pemerintah
Tak kalah heboh saat PNS baru saja masuk kerja di hari pertama usai libur lebaran. Siang kemarin, sekitar pukul 11.00 WIB ruangan Arsip dan Pembinaan Transmigrasi di Dinas Transmigrasi dan PPH Provinsi Bengkulu di Jalan Pembangunan Kelurahan Padang Harapan ludes terbakar. Kobaran api bersumber dari bakaran sampah yang terletak di belakang gedung yang terdiri dua lantai tersebut. Angin kencang, sehingga kobaran api langsung merambat kebagian plafon ruangan yang terletak di tengah – tengah tersebut. Dalam waktu sekejap, seluruh arsip habis ludes terbakar. Hanya 2 CPU komputer saja yang berhasil diselamatkan para karyawan. Tak ada korban jiwa dalam kejadian yang terjadi di tengah hari bolong tersebut. Namun, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah akibat dari kejadian kebakaran itu. Tak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Mengetahui kejadian tersebut, Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs Burhanudin Andi, Plt Gubernur Bengkulu,Junaidi Hamsyah, Sekprov Asnawi A Lamat, Kadis Transmigrasi Husni Hasanudin langsung meninjau kelokasi kejadian. Dikatakan Husni sebelum kejadian, petugas kebersihan kantor bernama Agung tengah membakar sampah persis di belakang gedung yang terdiri dari 2 lantai tersebut. Hanya saja, setelah api yang tengah membakar sampah itu sudah hidup, si penjaga kantorpun pergi meninggalkan bakaran sampah.
1 Petugas Cedera
Mobil pemadam kebakaran pun dikerahkan untuk mengatasi kobaran api yang kian membesar. Salah seorang petugas PBK, Jupri Efendi mengalami cedera. Bagian punggung sebelah kirinya tertimpa kayu yang berasal dari atap gedung yang terbakar dan harus dilarikan ke RSUD M Yunus Bengkulu. Sementara itu, Kapolda didampingi Kapolsek Gading Cempaka, AKP Myandra Eka W, membenarkan terkait musibah kebakaran di ruangan arsip transmigrasi tersebut. Hanya saja, untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikanpihaknya lebih lanjut

Sumber BE

18 Agustus 2012

Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk

Kita sebagai manusia pasti pernah atau sekarangpun masih sering melakukan kebiasaan buruk. Hal itu hanya membuang-buang waktu kita saja, merugikan diri sendiri atau bisa benar-benar menyakiti orang lain. Tentu saja, untuk menghilangkan kebiasaan buruk itu mungkin memerlukan beberapa tahun dan bahkan beberapa sesi terapi mahal.




kebiasaan buruk

Tapi psikiater, psikolog, dan terapis kognitif setuju bahwa pengakuan adalah langkah pertama. Jadi mari kita cek apa saja kebiasaan buruk kita dan dapatkan postur tubuh yang lebih baik, kuku yang lebih lentik, dan persahabatan yang hangat.

Kebiasaan Gelisah

Mengapa Anda melakukannya: Anda memiliki energi berlebih, mungkin dari lonjakan adrenalin yang disebabkan terlalu banyak mengkonsumsi kafein atau gula, dan tidak bisa disalurkan.

Bagaimana menghentikan: Jika Anda senang minuman manis, kurangi gula itu. Giat berolahraga dan tidur yang cukup. Dan cobalah gerakkan tangan dan kaki ke gerakan isometrik: Letakkan tangan Anda di pangkuan Anda dan berkonsentrasi lembut mendorong telapak tangan. Untuk kaki Anda, tempatkan kedua kaki datar di lantai dan kemudian dorong ke bawah. Lakukan gerakan ini sampai gelisah reda.

Kebiasaan: Mengunyah Premen Karet

Mengapa Anda melakukannya: Ini kebiasaan yang terbentuk ketika Anda sedang gugup atau cemas. Bagaimana menghentikan: Solusi tercepat dan paling efektif? Beralih ke permen keras. Tapi jika Anda benar-benar tidak ingin mengunyah permen karet lagi, mintalah teman baik atau rekan kerja sebelah Anda menghentikan Anda setiap kali ia mendengar Anda melakukannya.

Kebiasaan: Sering Terlambat

Mengapa Anda melakukannya: Jauh di dalam lubuk hati, Anda mungkin berpikir waktu Anda lebih penting daripada waktu menunggu (Anda berpikir anda lebih baik terlambat, karena begitu banyak yang harus dikerjakan sebelum berangkat. Daripada tiba kecepetan dan harus menunggu). Tapi kadang saat Anda telat, anda telah rugi. Disini Anda kekurangan beberapa keterampilan penting manajemen waktu.

Bagaimana menghentikan: Ketika seseorang meminta Anda untuk melakukan sesuatu, jangan segera bereaksi, baik langsung menerima ataupun menolak. Katakanlah Anda akan menghubunginya lagi, kemudian memutuskan apakah Anda punya waktu. Juga, mencari tahu kegiatan yang selalu membuat Anda terlambat.

Trik: Mengatur jam Anda lima menit lebih cepat dan bangun lebih pagi. Selalu menelepon ke bos jika Anda terlambat.

Kebiasaan: Penundaan

Mengapa Anda melakukannya: Ini adalah strategi untuk mengelola kecemasan karena harus menyelesaikan tugas.

Bagaimana menghentikan: Mengakui bahwa ketika Anda menunda, orang lain mungkin berpikir Anda tidak peduli tentang pekerjaan, dan itu lebih buruk menyelesaikan sesuatu kurang daripada sempurna. Jika Anda tidak menyelesaikan tugas yang diberikan oleh diri sendiri pada waktu tertentu, buatlah surat peringatan untuk Anda sendiri, atau sebuah hukuman. Jika Anda membuat diri Anda bertanggung jawab atas konsekuensi, itu akan memotivasi Anda untuk menyelesaikan tugas.

Kebiasaan: Bongkok

Mengapa Anda melakukannya: Anda merasa nyaman berjalan dengan punggung yang bungkuk tanpa harus capek berjalan tegak. Tapi itu tidak bagus dipandang dan akan membuat anda cepat tua.

Cara tegak: Ambil pelajaran menari, pilates, atau yoga untuk memperkuat otot perut dan otot punggung atas. Sebuah latihan bahu sederhana dengan menyentuhkan bahu Anda ke telinga-adalah cara yang lebih mudah untuk memerangi bungkuk. Apakah 10 putaran ke depan dan 10 belakang.

"Ini akan meningkatkan postur dan membantu mengingatkan Anda untuk berdiri dan duduk tegak," kata Phil Haberstro, Direktur Eksekutif dari Asosiasi Nasional untuk Kesehatan dan Kebugaran, di Buffalo.

Aktivitas fisik yang teratur membantu memerangi kelelahan mental dan fisik yang dapat berkontribusi bungkuk.

Kebiasaan: Berantakan

Mengapa Anda melakukannya: Anda mungkin mempunyai pandangan. Anda ingin dikelilingi oleh barang berantakan karena merangsang dan itu mengingatkan Anda untuk melakukan pekerjaan Anda. Tapi itu menjadi bumerang, karena Anda membuang waktu mencari sesuatu.

Bagaimana menghentikan: Pisahkan kertas ke tumpukan yang ingin Anda kerjakan dan tumpuk yang Anda pikir dapat ditunda. Gunakan folder atau kotak dalam berbagai warna.

"Salah satu klien saya memiliki 12 clipboard tergantung di kantornya: enam untuk proyek saat ini dan enam untuk yang mungkin ia bisa kerjakan nanti. Dia masih terangsang secara visual, tapi barang-barangnya diatur. Sistem pengaturan yang bekerja untuk Anda, dan mulai dengan langkah-langkah dasar, seperti meletakkan kunci Anda di tempat yang sama setiap hari,” kata Lynn Cutts, seorang pelatih kehidupan bersertifikat di Colorado.

Kebiasaan: Mengigit Kuku

Mengapa Anda melakukannya: Anda menggunakannya untuk memperoleh kenyamanan dan meringankan stres. "Menggigit kuku adalah versi dewasa mengisap jempol," kata Alan Strathman, profesor psikologi sosial di University of Missouri, Columbia.

Cara menghentikan: Pertama, perhatikan bila Anda menggigit kuku Anda, dan kemudian ganti dengan tindakan lain. Taruh bola stres di meja Anda, atau bahkan bermain dengan Silly Putty waktu jari-jari Anda mulai menggelitik gigi Anda. Anda juga dapat mencoba memakai kuku sintetis atau lukisan kuku alami Anda dengan cat yang memiliki rasa busuk. Atau menggunakan manikur. Anda akan terlihat baik, dan setelah membayar layanan ini, Anda akan berpikir dua kali merusak hasil.

Kebiasaan: Merengek/ Mengeluh

Mengapa Anda melakukannya: Anda tidak merasa yakin bahwa Anda memiliki kekuatan untuk meminta sesuatu. Sebagai seorang anak, Anda mungkin merengek ketika Anda tidak mendapatkan apa yang Anda inginkan, dan itu lalu berhasil.

Bagaimana menghentikan: Sebagai orang dewasa, Anda aneh jika Anda berpikir Anda akan mendapatkan hasil yang sama. Jika suami atau teman-teman Anda mengatakan Anda cengeng, perhatikan. Hanya menyatakan apa yang Anda inginkan dengan membuat permintaan langsung.

Ingat: Kebanyakan orang akan resistensi terhadap pengeluh dan cenderung menolak mengabulkan permintaannya.

Kebiasaan: Ngomongin Orang Lain

Mengapa Anda melakukannya: Anda menutupi kekurangan Anda dengan mengekspos orang lain. Tetapi seseorang yang kebiasaan bergosip tidak benar-benar percaya dia sendiri cukup baik.

Bagaimana menghentikan: Fokus percakapan Anda pada berbagi pengalaman Anda, seperti menemukan sebuah restoran baru atau liburan Anda terbaru. Membincangkan kejadian terkini, musik, atau olahraga. Ini akan memberi Anda mendiskusikan sesuatu yang lain selain orang lain. Plus, Anda tidak pernah tahu siapa yang mendengarkan pembicaraan Anda.

Jika Anda mengeluh tentang rekan kerja Anda, menyadari bahwa teman terbaiknya mungkin wanita di belakang Anda di kereta api. Perlu diingat bahwa Anda membuat gosip tampak bisa dipercaya. Anda bahkan mungkin kehilangan teman-teman dan kontak profesional ketika orang menyadari bahwa Anda sedang bergosip.

Kebiasaan: Perfeksionisme

Mengapa Anda melakukannya: Mungkin Orangtua Anda juga adalah perfeksionis, dan mempunyai harapan tinggi terhadap Anda. Misalkan dulu sering berkata,”Hanya dapat nilai 8, Dina?” Bagaimana menghentikan: Berlatihlah menerima sedikit hal yang tidak sempurna/ sesuai keinginan Anda asalkan tidak membawa dampak besar.

"Anda akan melihat konsekuensi tidak begitu mengerikan," kata Cutts. Tetapkan batas waktu untuk tugas-tugas, dan menggunakan alarm. Bila tiba saatnya.

Poin-poin Penting


  • Tahu kapan kebiasaan buruk Anda muncul. Mengidentifikasi kebiasaan-rawan situasi sehingga saat situasi itu muncul, anda sudah ingat.
  • Tahu konsekuensi. Tuliskan kerugiannya bila Anda terus melakukan kebiasaan buruk Anda itu.
  • Ketahui perilaku alternatif. Cari cara untuk mengalihkan Anda dari kegiatan yang merupakan kebiasaan buruk Anda. Temukan sesuatu yang baru dan positif.
  • Ketahui tujuan Anda. Buat rencana dengan tujuan jangka pendek dan jangka panjang, dan hadiahi diri Anda sendiri ketika Anda mencapainya.
  • Memahami anda manusia. Jangan salahkan diri Anda jika Anda tanpa sadar mengulanginya. Ini adalah bagian alami dari perubahan, namun teruslah berusaha.
  •  


Sumber... mskolis

17 Agustus 2012

Bengkulu Terancan Krisis Pangan Di Tahun 2012

 Meningkatnya alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan perkebunan mengancam terjadinya krisis pangan 2015. Hingga saat ini ada puluhan ribu hektare areal sawah di Provinsi bengkulu menjadi kebun kelapa sawit dan karet. Ini diungkapkan Kepala Disbun Provinsi Ir Riky Gunarwan, kemarin. “Areal perkebunan terus meningkat dari 250.000 menjadi 390.340 hektare, kemudian bertambah menjadi 435.116 hektare pada 2010, pertambahan itu sebagian besar dari areal persawahan,” katanya. Untuk kebun kelapa sawit bertambah 25.160 hektare atau dari 166.627 hektare menjadi 190.787 hektare, persawahan yang beralih fungsi menjadi kebun kopi arabika seluas 299 hektare atau dari 5.318 hektare menjadi 5.617 hektare. “Sementara areal persawahan beralih fungsi menjadi kebun karet seluas 23.209 haktare, sehingga areal kebun karet bertambah dari 87.256 hektare menjadi 110.465 hektare,” katanya. Untuk menekan lajunya alih fungsi lahan itu tergantung dari kebijakannbupati masing-masing karena kewenangan masalah lahan itu ada pada tingkat dua. Kepala Bappeda Provinsi Edi Waluyo mengatakan menghadapi dua kendala besar untuk mencapai sasaran Millennium Development Goals 2015. Dua kendala besar itu adalah mengatasi angka kemiskinan dan persediaan pangan. Sebab itu alih fungsi lahan pertanian makin meningkat. ”Untuk menekan alih fungsi lahan dan angka kemiskinan itu, pihaknya berupaya untuk mempertahankan lahan pertanian, sehingga ketersediaan hingga pangan 2015 bisa terwujud

Sumber....:Bengkulu Ekpress
 
Support : Creating Website | gunturzakaw91 | Ganing Sakewa Azigazuru
Copyright © 2011. Aneka Informasi - All Rights Reserved
Template Created by Sakewa Published by Aneh dan Unik
Proudly powered by Gegesuran Plesetan Umban